Wiranto ngariung bareng petani & nelayan Cirebon

Rabu, 12 Maret 2014 - 17:59 WIB
Wiranto ngariung bareng...
Wiranto ngariung bareng petani & nelayan Cirebon
A A A
Sindonews.com - Ribuan masyarakat Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, antusias menyambut Ketua DPP Hanura yang juga calon presiden (capres) Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Wiranto yang dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang berpasangan dengan Hary Tanoesoedibjo (HT) ini memandang pertanian harus menjadi kekuatan berharga bagi Indonesia. Karenanya, Wiranto menyayangkan kebijakan impor beras dari luar negeri yang dilakukan pemerintah.

"Saya sesalkan Indonesia harus beli beras dari luar negeri, padahal negara kita adalah negara agraris," kata dia saat ngariung bersama warga Cipeujeuh Kulon, Jawa Barat, Rabu (12/3/2014).

Menurutnya, Indonesia sepantasnya melakukan swasembada pangan, khususnya beras dan menghentikan ketergantungan terhadap negara lain. Untuk menjadikan pertanian sebagai kekuatan bangsa dan negara, petani haruslah diperkuat.

Selain itu, segala kebutuhan petani selayaknya terpenuhi dengan baik, di antaranya melalui kecukupan bibit, fasilitas pengairan yang memadai, hingga ketersediaan pasar yang baik. Mantan Panglima TNI ini menyatakan, petani layak disebut sebagai pahlawan mengingat peran pentingnya dalam penyediaan pangan seluruh masyarakat Indonesia. "Tak ada petani, bisa jadi kami semua tak makan," cetus dia disambut sorakan warga.

Karena itu, lanjut dia, tak berlebihan rasanya apabila petani kemudian menjadi profesi yang dihormati. Dalam kesempatan itu Wiranto menyerahkan delapan unit alat penyemprot pupuk dan hama kepada petani di desa tersebut.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ketua Aliansi Petani Indonesia, Zaeni. Menurut Zaeni, masalah utama pertanian saat ini berupa pengairan maupun fasilitasnya yang belum memadai.

Selain bersua dengan para petani di Cipeujeuh, hari itu Wiranto juga menyempatkan diri melongok proses pembuatan garam di Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dan bertemu dengan para petambak garam. Wiranto juga mendorong perkembangan produksi garam
dalam negeri untuk diekspor ke luar negeri.

Selain petani dan petambak garam, Wiranto pun bertemu pula dengan para nelayan pantura yang tergabung dalam Serikat Nelayan Indonesia di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa/Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Serupa dengan dialog sebelumnya, Wiranto pun mencoba mendengarkan aspirasi para nelayan Cirebon.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Cipeujeuh Kulon, Iyah (40) mengaku, baru Wiranto capres yang mengunjungi desanya dan bertemu masyarakat langsung. Dia sendiri mengapresiasi kedatangan Wiranto dan sebenarnya berharap bisa pula melihat cawapres pasangan Wiranto, HT.

"Baru Pak Wiranto yang datang ke tengah sawah gini di desa ini. Pengennya sih lihat sama Pak HT, tapi ya pokoknya nanti kalau sudah jadi jangan lupa sama masyarakat saja," harap dia diamini warga lainnya.
(kri)
Berita Terkait
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Berita Terkini
Tudingan Revisi UU Polri...
Tudingan Revisi UU Polri untuk Perpanjang Masa Jabatan Kapolri Dinilai Tak Berdasar
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Prabowo Jadi Inspektur...
Prabowo Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Infografis
Otobiografi I Am Zlatan...
Otobiografi 'I Am Zlatan (2011)' Diangkat Jadi Film Dokumenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved