Mahasiswa PNJ antusias ikuti SGTC
Senin, 10 Maret 2014 - 22:57 WIB
Mahasiswa PNJ antusias ikuti SGTC
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dari berbagai jurusan antusias mengikuti SINDO Goes to Campus (SGTC). Pada acara ini mahasiswa mendapatkan berbagai materi ilmu jurnalistik, mulai dari teknik penulisan reportase sampai tips menggali fakta dalam sebuah liputan.
Acara tersebut dibagi dua sesi dengan pembicara Redaktur Pelaksana KORAN SINDO Djaka Susila dan Redaktur KORAN SINDO Edi Purwanto. Pada sesi pertama, mahasiswa mendapatkan materi tentang cara menulis reportase yang dipaparkan Edi Purwanto. Dia memaparkan tentang unsur-unsur utama dalam menulis sebuah berita dan menggali informasi agar lebih menarik.
“Saya tekankan bahwa verifikasi sangat penting. Dari informasi awal, wartawan harus melakukan verifikasi untuk memastikan kebenarannya. Jangan pernah menulis tanpa melakukan verifikasi,” ujarnya di Gedung Serbaguna PNJ, Kota Depok, Senin (10/3/2014).
Pada sesi kedua, Djaka Susila memaparkan tentang cara mengutip tulisan yang bersumber dari internet dalam pengumpulan informasi dan penulisan berita. “Yang perlu diingat adalah informasi internet itu bukan sumber berita. Internet hanya sebagai sumber informasi. Ketika berita banyak mengutip maka nilai berita automatis berkurang,” tutur Djaka.
Djaka menegaskan, informasi dari internet harus tetap diverifikasi kebenarannya. Kemudian, informasi tersebut diolah menjadi berita, jangan langsung dikutip begitu saja. “Kami harus verifikasi dari kutipan internet. Jika menjadi sumber utama dan tidak dilengkapi dengan data dan informasi lain maka kualitas berita menjadi kurang,” katanya.
Acara tersebut dibagi dua sesi dengan pembicara Redaktur Pelaksana KORAN SINDO Djaka Susila dan Redaktur KORAN SINDO Edi Purwanto. Pada sesi pertama, mahasiswa mendapatkan materi tentang cara menulis reportase yang dipaparkan Edi Purwanto. Dia memaparkan tentang unsur-unsur utama dalam menulis sebuah berita dan menggali informasi agar lebih menarik.
“Saya tekankan bahwa verifikasi sangat penting. Dari informasi awal, wartawan harus melakukan verifikasi untuk memastikan kebenarannya. Jangan pernah menulis tanpa melakukan verifikasi,” ujarnya di Gedung Serbaguna PNJ, Kota Depok, Senin (10/3/2014).
Pada sesi kedua, Djaka Susila memaparkan tentang cara mengutip tulisan yang bersumber dari internet dalam pengumpulan informasi dan penulisan berita. “Yang perlu diingat adalah informasi internet itu bukan sumber berita. Internet hanya sebagai sumber informasi. Ketika berita banyak mengutip maka nilai berita automatis berkurang,” tutur Djaka.
Djaka menegaskan, informasi dari internet harus tetap diverifikasi kebenarannya. Kemudian, informasi tersebut diolah menjadi berita, jangan langsung dikutip begitu saja. “Kami harus verifikasi dari kutipan internet. Jika menjadi sumber utama dan tidak dilengkapi dengan data dan informasi lain maka kualitas berita menjadi kurang,” katanya.
(dam)