Konvensi Rakyat belum incar partai
Minggu, 02 Maret 2014 - 22:35 WIB
Konvensi Rakyat belum incar partai
A
A
A
Sindonews.com - Ajang pencarian calon presiden (capres) versi rakyat bernama Konvensi Rakyat belum memutuskan partai yang akan diincarnya.
"Soal partai mana dan siapa yang ditawarkan, itu perlu kita bahas lagi selanjutnya," kata Ketua Komite Konvensi Rakyat Salahuddin Wahid di lokasi debat publik Konvensi Rakyat, Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/3/2014).
Tapi pertengahan Maret ini, tokoh yang biasa dipanggil Gus Solah ini berharap komite yang dipimpinnya telah memiliki keputusan partai mana yang dibidik dan siapa yang akan ditawarkan.
Adik kandung mantan almarhum Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mengakui capres dari Konvensi Rakyat memerlukan partai agar bisa bertarung di Pemilihan Presiden 2014 mendatang. "Kan kalau per orangan enggak boleh (maju sebagai capres) kan," ujarnya.
Konvensi Rakyat di Bandung dihadiri oleh seluruh kandidat capres. Tujuh kandidat masing-masing Isran Noor, Sofyan Siregar, Tonny Ardie, Ricky Susanto, Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, dan Ani Iwasaki. Tujuh kandidat ini mensosialisasi ide dan gagasannya jika diusung sebagai calon presiden (capres) oleh partai peserta pemilu.
Acara berlangsung sekira empat jam mulai dari pukul 09.00-13.00 WIB. Masing-masing peserta diberi waktu lima menit menyampaikan gagasannya. Kandidat lalu diuji oleh empat panelis dan audiens.
"Soal partai mana dan siapa yang ditawarkan, itu perlu kita bahas lagi selanjutnya," kata Ketua Komite Konvensi Rakyat Salahuddin Wahid di lokasi debat publik Konvensi Rakyat, Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/3/2014).
Tapi pertengahan Maret ini, tokoh yang biasa dipanggil Gus Solah ini berharap komite yang dipimpinnya telah memiliki keputusan partai mana yang dibidik dan siapa yang akan ditawarkan.
Adik kandung mantan almarhum Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mengakui capres dari Konvensi Rakyat memerlukan partai agar bisa bertarung di Pemilihan Presiden 2014 mendatang. "Kan kalau per orangan enggak boleh (maju sebagai capres) kan," ujarnya.
Acara berlangsung sekira empat jam mulai dari pukul 09.00-13.00 WIB. Masing-masing peserta diberi waktu lima menit menyampaikan gagasannya. Kandidat lalu diuji oleh empat panelis dan audiens.
(hyk)