Anas: Penyidik KPK belum korek soal Harrier

Jum'at, 28 Februari 2014 - 20:01 WIB
Anas: Penyidik KPK belum...
Anas: Penyidik KPK belum korek soal Harrier
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyebutkan, dalam pemeriksaan kali ini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menanyakan lebih dalam soal mobil Toyota Harrier secara detail.

Pasalnya, dalam kasus dugaan gratifikasi proyek Sport Center Hambalang, Anas disangka menerima mobil tersebut. "(Pemeriksaan) tidak juga detail ditanyakan tentang Harrier bersejarah itu," kata Anas di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (28/2/2014).

Mantan Komisioner KPU ini mengaku, mengenai mobil Harrier sudah dijelaskan secara detail, mulai dari proses pembelian sampai dijual kembali. "Yang pasti banyak hal ditanyakan dan saya jawab. Masih ada nanti kelanjutan pemeriksaan berikutnya," ungkapnya.

Disinggung soal dugaan aliran dana Hambalang ke Kongres Demokrat di Bandung, Anas mengaku sudah menjelaskan. Khususnya terkait dengan struktur Partai Demokrat dan fungsi dari masing-masing jabatan.

"Berdasarkan hasil kongres, gimana posisi majelis tinggi, dewan pembina, dewan kehormatan, posisi DPP (Dewan Pimpinan Pusat), yang pasti dalam struktur organisasi Partai Demokrat hasil kongres di Bandung, kewenangan atau kekuasaan tertinggi itu ada pada majelis tinggi. Ketua majelis tinggi adalah Bapak SBY," tegasnya.

KPK didesak serius ungkap kasus Hambalang
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved