Tips PPI agar elektabilitas Demokrat tak 'tiarap'

Rabu, 26 Februari 2014 - 16:09 WIB
Tips PPI agar elektabilitas...
Tips PPI agar elektabilitas Demokrat tak 'tiarap'
A A A
Sindonews.com - Merosotnya elektabilitas Partai Demokrat jelang diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 nanti, membuat partai berlambang bintang segitiga ini mempunyai pekerjaan rumah (PR) yang berat.

Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) pun berbagi tips dan trik kepada Partai Demokrat untuk meningkatkan elektabilitasnya sebelum diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 nanti.

Salah satu tips dan trik untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat dengan cepat yakni dengan mengajak Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bergabung ke Partai Demokrat dan mengusungnya sebagai Capres dan Cawapres.

"Pernyataan Ruhut tentang Risma Wali Kota Surabaya yang mau diajak masuk Demokrat itu langkah yang cerdas untuk menaikkan elektabilitas Partai Demokrat. Tetapi lebih tepat dan bagus lagi kalau Partai Demokrat berani menetapkan Jokowi-Risma sebagai Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat," kata Fungsionaris PPI Tri Dianto dalam pesan singkat yang diterima Sindonews, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Tips dan trik tersebut diyakni oleh Loyalis Anas akan berhasil. Pasalnya, sampai saat ini kegiatan konvensi yang dilakukan oleh Partai Demokrat tidak menghasilkan apapun terhadap elektabilitasnya.

"Soal konvensi, karena kita tahu bahwa konvensi diadakan untuk menaikkan elektabilitas. Namun kenyataannya konvensi gagal total bukannya elektabilitas naik malah semakin turun. Peserta konvensi semua tidak diterima oleh rakyat sehingga tidak layak untuk menjadi capres," papar Tri.

Untuk itu, Tri menegaskan konvensi yang dilakukan oleh Partai Demokrat layak untuk dibubarkan karena tidak berdampak signifikan terhadap partai yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

"Lebih baik konvensi dibubarkan karena tidak berhasil menaikkan elektabilitas Partai Demokrat," pungkas Tri.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved