Polri janji jaga netralitas dalam pemilu

Senin, 24 Februari 2014 - 17:57 WIB
Polri janji jaga netralitas...
Polri janji jaga netralitas dalam pemilu
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berjanji bakal menjaga netralitasnya saat bertugas mengamankan Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang.

"Bahwa Polri dinyatakan netralitasnya tidak berpihak pada partai politik manapun," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Ronnie F Sompie saat diskusi pemilu di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2014).

Dia menyatakan, fungsi Polri adalah mendukung dalam hal keamanan, termasuk membantu proses tahapan pemilu yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta perangkat pemilu lainnya.

Menurut Ronnie, pengamanan paling vital adalah saat pemungutan dan penghitungan suara berlangsung. Maka itu, fokus Porli paling dioptimalkan adalah saat menjelang, sedang, dan sesudah pemungutan dan penghitungan suara berakhir.

"Kita akan masuk dalam kampanye terbuka, kegiatan-kegiatan yang semua caleg melalui parpolnya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Namun demikian, terkait informasi ancaman pemilu, Polri mengaku tak bisa berjalan sendiri. Pasalnya, informasi ancaman pemilu bisa datang sewaktu-waktu dan kerap luput dari pantauan Polri. Dia menyatakan peran media massa yang menjadi 'jembatan' untuk menginformasikan ancaman tersebut.

"Situasi menuju ke chaos ini yang perlu diantisipasi, untuk mencegah ketidaksiapan ketika menghadapi tindakan masyarakat yang bernuansa massa dan mengakibatkan chaos," tuturnya.

Untuk hal itu, tambah Ronnie pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi bersama 31 Polda se-Indonesia, dan melibatkan 455 Kapolres yang tersebar. Bahkan, untuk tingkat paling bawah, yakni RT dan RW, pihaknya tengah mengajak perangkat desa itu untuk menyampaikan informasi mengenai dugaan ancaman pemilu.

Baca berita:
BIN janji netral dan profesional pada pemilu
(kri)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved