KPU minta perusahaan pembuat surat suara lembur

Selasa, 18 Februari 2014 - 10:21 WIB
KPU minta perusahaan...
KPU minta perusahaan pembuat surat suara lembur
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengaku terus memantau proses pencetakan surat suara yang tengah berlangsung selama dua pekan tersebut.

Menurutnya, untuk mengejar produksi surat suara, KPU meminta perusahaan yang menggarap dokumen pemilu itu untuk menambah jam waktu kerja (lembur) kepada karyawannya.

"Pegawai lembur. Mereka tidak 24 jam bekerja karena masih ada waktu. Overtimenya (lembur) berarti satu sampai lima jam," ujar Husni, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (18/2/2014).

Husni mengatakan, saat ini proses cetak telah mencapai 60 persen. Hal itu diketahui saat memantau pencetakan surat suara di PT Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat, kemarin.

Bahkan, lanjut Husni, perusahaan tersebut sebagian sudah melakukan distribusi surat suara ke berbagai wilayah. "Terkirim sekitar kurang dari 50 persen," ungkapnya.

Untuk keseluruhan produksi, tambah Husni, perusahaan pemenang jatah logistik tersebut mengklaim sanggup mengerjakan pencetakan surat suara tepat seperti yang tengah dijadwalkan sebelumnya.

"Jadi ada waktu sekitar seminggu evaluasi jika terjadi kekurangan surat suara yang sudah terkirim apakah rusak atau cacat dan lainnya," tambah Husni.

Sebelumnya, KPU menargetkan perusahaan harus menyelesaikan cetak surat suara paling lambat sekira akhir Februari atau selambat-lambatnya 2 Maret 2014. Selanjutnya, pada pertengahan Maret distribusi surat suara sudah harus sampai ke masing-masing Gudang KPU kabupaten/kota.

Baca berita:
Pengawasan suara suara pemilu lemah
(kri)
Berita Terkait
Distribusi Logistik...
Distribusi Logistik Pemilu di Wilayah Jakarta
Potret Perjuangan PPS...
Potret Perjuangan PPS dan Polisi Kawal Logistik Pemilu ke Pegunungan Maros
Logistik Pemilu 2024...
Logistik Pemilu 2024 Mulai di Distribukan
Pendistribusian Logistik...
Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Kepulauan Makassar
Gelombang Tinggi Hantam...
Gelombang Tinggi Hantam Kapal Pengangkut Logistik Pemilu di Perairan Wakatobi
Logistik Pemilu Ditemukan...
Logistik Pemilu Ditemukan Bawaslu Gunungsitoli di Gudang Ilegal dalam Kondisi Rusak
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved