Hanya cekal Sutan, KPK dianggap tak serius

Minggu, 16 Februari 2014 - 13:48 WIB
Hanya cekal Sutan, KPK...
Hanya cekal Sutan, KPK dianggap tak serius
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Cilacap Partai Demokrat, Tri Dianto menunggu keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meningkatkan status hukum Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bathoegana menjadi tersangka dalam kasus SKK Migas.

Tri mengaku, KPK tak cukup nyali untuk meningkatkan status hukum Sutan. Apalagi dilakukan menjelang pemilu legislatif 2014 yang menyisakan dua bulan lagi.

"Ya Sutan masih untung kalau baru di cekal 6 bulan ke depan. Coba kalau KPK serius langsung menetapkan tersangka baru, itu namanya ngeri-ngeri sedap," kata Tri saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Minggu (16/2/2014).

Tri melanjutkan, dia ragu KPK bakal serius mendalami keterlibatan Sutan dalam kasus yang menjerat mantan ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini tersebut. Maka itu, cara yang paling 'aman' dari KPK adalah hanya melakukan pencekalan.

Selain itu, KPK dianggap terlalu mengambil resiko jika akhirnya meningkatkan status hukum terhadap Sutan. Menurut Tri, tersangkakan Sutan jelang pemilu membuat partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut semakin hancur.

"Jangan-jangan KPK emang sengaja ragu-ragu memproses Sutan karena jangan-jangan ada intervensi menjelang pemilu," ujarnya.

Sebelumnya, KPK mencegah Sutan Bathoegana dan Tri Yulianto bepergian keluar negeri terkait dugaan kasus dengan tersangka mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) ESDM Waryono Karyo.

Selain keduanya, KPK juga mencegah mantan Deputi Pengendalian Bisnis SKK Migas Gerhard Marten Rumesser (kini staf ahli Kepala), dan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan dan Pemanfaatan Barang Milik Negara Kantor Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) atau Gedung Aset Kementerian ESDM Sri Utami.
(ysw)
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved