Bawaslu endus 169 daerah sangat rawan keamanan

Minggu, 26 Januari 2014 - 18:37 WIB
Bawaslu endus 169 daerah...
Bawaslu endus 169 daerah sangat rawan keamanan
A A A
Sindonews.com - Jelang Pemilu Legislatif 9 April mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah mengendus beberapa daerah yang dikategorikan rawan dari ancaman keamanan saat pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Legislatif 2014.

Dari kajian yang telah dilakukan Bawaslu terhadap 510 Kabupaten/kota di Indonesia, Bawaslu memantau sebanyak 169 masuk kategori sangat rawan. Sementara, 51 daerah dianggap rawan dan 290 daerah dianggap aman.

"Salah satu tugas Bawaslu adalah melakukan upaya-upaya pencegahan. Dengan demikian Bawaslu secara yuridis diperintahkan untuk menyiapkan langkah-langkah yang sistematis sebagai bentuk tindakan antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya kerawanan dalam pelaksanaan tahapan pemilu," kata Anggota Bawaslu Daniel Zuchron di Kantor Bawaslu, Jakarta, Minggu (26/1/2014).

Dilanjutkan Daniel, Bawaslu memfokuskan faktor kerawanan pemilu pada tahapan pencoblosan dan penghitungan suara DPR, DPD, dan DPRD, pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT), logistik pemilu, serta kampanye pemilu.

"Ini kerawanan pemilu yang diharapkan mampu menghasilkan peta kerawanan pemilu, indeks kerawanan pemilu, dan sampai dengan terbangunnya early warning system kerawanan pemilu," ujar Daniel.

Adapun, peta rawan daerah saat pemilu bakal dijadikan panduan dan penentuan kebijakan untuk menetapkan metode dan strategi pengawasan berdasarkan kajian mendalam yang dilakukan Bawaslu.

Selain itu, meskipun informasi sejumlah daerah yang dikategorikan sangat rawan, rawan, dan aman, usaha antisipasi tersebut bakal terus dikonfirmasi kepada publik menurut perkembangan masing-masing daerah.

Sebab, ketentuan Pasal 73 Ayat (2) Undang-undang Nomor 15 tahun 2011 mengatur ketentuan bahwa Bawaslu selain mempunyai fungsi pengawasan, maka tugas Bawaslu lainnya adalah soal pencegahan.

Baca berita:
Pengamanan pemilu, Polri deteksi daerah rawan konflik
(kri)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved