DJSN godok payung hukum insentif dokter

Senin, 20 Januari 2014 - 23:07 WIB
DJSN godok payung hukum...
DJSN godok payung hukum insentif dokter
A A A
Sindonews.com - Tujuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengajukan insentif kepada dokter dan petugas kesehatan karena melihat masa transisi jaminan kesehatan yang diberlakukan. Dalam keadaan normal, rasio angka kesakitan sebanyak 15 persen orang sakit yang datang ke pelayanan.

Namun, setelah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dijalankan angka kesakitan diperkirakan meningkat. "Begitu juga dengan layanan kesehatan seperti klinik dan puskesmas akan meningkat jumlahnya," kata Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Chazali H Situmorang saat ditemui di Gedung Kemenko Kesra, Senin (20/1/2014).

Saat ini, paradigma untuk sehat itu belum tercipta di masyarakat. Akibatnya saat masyarakat sakit langsung berobat. Hal ini mengakibatkan kapitasi habis untuk belanja obat.

Untuk itu, lanjut dia, membangun paradigma agar menjaga kesehatan dalam usaha pencegahan dan promosi kesehatan juga harus dilakukan oleh dokter dan petugas kesehatan. Diperkirakan, akan terbangun kondisi paradigma sehat setelah program ini berjalan 2-3 tahun.

"Jika paradigma sehat terbangun maka kapitasi yang mereka terima tidak sedikit," ujarnya.

Menurut dia, insentif yang diinginkan IDI sekira Rp2-3 juta adalah jumlah yang wajar. Nantinya insentif ini disalurkan oleh pemerintah pusat atau daerah bukan BPJS Kesehatan.

Untuk itu, diinginkan pembayaran kapitasi dan insentif nantinya bisa diberikan secara langsung kepada layanan primer. Saat ini, dia mengaku sedang dilakukan pembuatan payung hukum dalam pada perumusannya seperti mekanisme penyaluran, mekanisme pengelolanya dan penatausahaan.

"Itu yang sedang digodok oleh tim kecil bersama profesi, maka diupayakan payung hukum tersebut tidak bertentangan dan UU dan PP," tegas dia.

Baca berita:
Dokter harus diberikan honorarium bukan upah
(kri)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved