Diperkirakan, ini sosok pengganti Pasek
Jum'at, 17 Januari 2014 - 20:01 WIB
Diperkirakan, ini sosok pengganti Pasek
A
A
A
Sindonews.com - Publik masih tanda tanya terkait siapa yang akan menggantikan posisi Gede Pasek Suardika di DPR. Tentunya siapa yang akan mengisi posisi tersebut, menjadi hak penuh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Namun, jika dilihat dari perolehan suara di Pemilihan Umum (Pemilu) 2009, posisi Pasek bisa digantikan oleh Putu Supadma Rudana.
Hal tersebut dikatakan Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta. Menurutnya, pihaknya telah menyiapkan pengganti yang didasarkan pada perolehan suara pada Pemilu 2009.
"Dari perolehan suaranya, maka yang berhak menggantikan Pasek Suardika adalah Putu Supadma Rudana," kata Made Mudarta, di Denpasar, Bali, Jumat (17/1/2014).
Putu Supadma Rudana menempati rangking keempat setelah Jero Wacik, Wayan Sugiana dan Gede Pasek Suardika. Untuk rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Pasek, pihak DPD juga belum dihubungi DPP. "Belum ada komunikasi dari pusat soal itu," imbuhnya.
Di sisi lain, Mudarta mengaku sejauh ini belum mengetahui persis alasan permasalahan yang sedang dialami Pasek di Partai Demokrat.
"Itu sepenuhnya wewenang DPP, ya mungkin saja itu menjadi pembelajaran bagi kader lainnya, bahwa tidak bisa main-main dengan aturan dan kebijakan organisasi," ungkapnya.
Jika dipecat tak sesuai aturan, Pasek akan lawan
Priyo akui belum terima surat pemecatan Pasek
Namun, jika dilihat dari perolehan suara di Pemilihan Umum (Pemilu) 2009, posisi Pasek bisa digantikan oleh Putu Supadma Rudana.
Hal tersebut dikatakan Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta. Menurutnya, pihaknya telah menyiapkan pengganti yang didasarkan pada perolehan suara pada Pemilu 2009.
"Dari perolehan suaranya, maka yang berhak menggantikan Pasek Suardika adalah Putu Supadma Rudana," kata Made Mudarta, di Denpasar, Bali, Jumat (17/1/2014).
Putu Supadma Rudana menempati rangking keempat setelah Jero Wacik, Wayan Sugiana dan Gede Pasek Suardika. Untuk rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Pasek, pihak DPD juga belum dihubungi DPP. "Belum ada komunikasi dari pusat soal itu," imbuhnya.
Di sisi lain, Mudarta mengaku sejauh ini belum mengetahui persis alasan permasalahan yang sedang dialami Pasek di Partai Demokrat.
"Itu sepenuhnya wewenang DPP, ya mungkin saja itu menjadi pembelajaran bagi kader lainnya, bahwa tidak bisa main-main dengan aturan dan kebijakan organisasi," ungkapnya.
Jika dipecat tak sesuai aturan, Pasek akan lawan
Priyo akui belum terima surat pemecatan Pasek
(maf)