Dikawal Pasek, Anas berangkat ke KPK
Jum'at, 10 Januari 2014 - 13:05 WIB
Dikawal Pasek, Anas berangkat ke KPK
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menggelar konferensi pers di kediamannya, Anas Urbaningrum berangkat ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memenuhi panggilan pemeriksaan atas kasus Proyek Sport Center Hambalang.
"Bismillah, Anas sudah meluncur ke KPK, hanya ditemani 1 orang (masteng) dan dikawal oleh Pasek (mobil sendiri)," kata Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (10/1/2014).
Dengan menggunakan Kijang Innova berwarna hitam dan mobil pribadi I Gede Pasek Suardika, Anas menuju ke Masjid Menteng, Jakarta Pusat, untuk salat Jumat, sebelum ke Gedung KPK.
"Sudah berangkat jam 11 tadi, nanti salat Jumat dulu sebelum ke KPK," pungkas Ma'mun.
Anas menggelar konferensi pers di kediamannya, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjelang siang tadi untuk menanggapi ketidakhadirannya dalam panggilan pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers itu Anas menjelaskan ketidakhadirannya.
Anas meminta KPK bekerja secara profesional dan transparan tanpa ada intimidasi dari kelompok tertentu. "Pasti Anas tidak akan pernah lari, Anas pasti akan menghadapi proses hukum di KPK, lembaga yang kita hormati dan kita dukung di negeri ini. Saya akan berkerja sama sebaik-baiknya," pungkas Anas.
Baca:
Anas sebut KPK tidak transparan
Anas tahu jalan ke KPK, tak perlu dijemput Brimob
"Bismillah, Anas sudah meluncur ke KPK, hanya ditemani 1 orang (masteng) dan dikawal oleh Pasek (mobil sendiri)," kata Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (10/1/2014).
Dengan menggunakan Kijang Innova berwarna hitam dan mobil pribadi I Gede Pasek Suardika, Anas menuju ke Masjid Menteng, Jakarta Pusat, untuk salat Jumat, sebelum ke Gedung KPK.
"Sudah berangkat jam 11 tadi, nanti salat Jumat dulu sebelum ke KPK," pungkas Ma'mun.
Anas menggelar konferensi pers di kediamannya, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjelang siang tadi untuk menanggapi ketidakhadirannya dalam panggilan pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers itu Anas menjelaskan ketidakhadirannya.
Anas meminta KPK bekerja secara profesional dan transparan tanpa ada intimidasi dari kelompok tertentu. "Pasti Anas tidak akan pernah lari, Anas pasti akan menghadapi proses hukum di KPK, lembaga yang kita hormati dan kita dukung di negeri ini. Saya akan berkerja sama sebaik-baiknya," pungkas Anas.
Baca:
Anas sebut KPK tidak transparan
Anas tahu jalan ke KPK, tak perlu dijemput Brimob
(hyk)