Demokrat kalahkan Golkar & Gerindra di sektor tambang
Jum'at, 10 Januari 2014 - 11:28 WIB
Demokrat kalahkan Golkar & Gerindra di sektor tambang
A
A
A
Sindonews.com - Dari 12 partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, kader Partai Demokrat dinilai mendominasi dalam penguasaan Sumber Daya Alam (SDA) seperti tambang dan energi.
Hal tersebut berdasarkan Temuan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), kader Demokrat memuncaki klasemen paling tinggi terkait daftar pengusaha pemilik saham pada sektor tambang dan energi.
"Kita bisa lihat Demokrat, atau politisi Demokrat paling tinggi kuasai sektor tambang dan energi. Bahkan dari hulu ke hilir," kata Koordinator Jatam, Hendrik Siregar, saat diskusi 'Selamatkan Indonesia dari Politik Penjarahan Tambang dan Energi' di Galeri Cipta, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2014).
Hendrik mengatakan, dari persentase dan perbandingan calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014, masing-masing parpol memiliki pengusaha di sektor tambang dan energi.
Bahkan, Demokrat sebagai partai yang lahir pascareformasi, justru mengungguli Partai Golkar yang tengah lahir pada masa orde baru. Pada bagan tersebut, Demokrat menempati urutan pertama setelah Golkar dan Gerindra.
Sementara itu, lanjut Hendrik, praktik 'penjarahan' terhadap eksplorasi SDA semakin meningkat pascareformasi. Apalagi semenjak Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah (Otda) diberlakukan.
"Penguasaan energi sumber daya alam ini mulai menyebar. Semakin jelas saat otonomi daerah yang diikuti oleh hadirnya berbagai undang-undang yang pro pasar," sambungnya.
Hal tersebut berdasarkan Temuan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), kader Demokrat memuncaki klasemen paling tinggi terkait daftar pengusaha pemilik saham pada sektor tambang dan energi.
"Kita bisa lihat Demokrat, atau politisi Demokrat paling tinggi kuasai sektor tambang dan energi. Bahkan dari hulu ke hilir," kata Koordinator Jatam, Hendrik Siregar, saat diskusi 'Selamatkan Indonesia dari Politik Penjarahan Tambang dan Energi' di Galeri Cipta, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2014).
Hendrik mengatakan, dari persentase dan perbandingan calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014, masing-masing parpol memiliki pengusaha di sektor tambang dan energi.
Bahkan, Demokrat sebagai partai yang lahir pascareformasi, justru mengungguli Partai Golkar yang tengah lahir pada masa orde baru. Pada bagan tersebut, Demokrat menempati urutan pertama setelah Golkar dan Gerindra.
Sementara itu, lanjut Hendrik, praktik 'penjarahan' terhadap eksplorasi SDA semakin meningkat pascareformasi. Apalagi semenjak Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah (Otda) diberlakukan.
"Penguasaan energi sumber daya alam ini mulai menyebar. Semakin jelas saat otonomi daerah yang diikuti oleh hadirnya berbagai undang-undang yang pro pasar," sambungnya.
(maf)