Capres Demokrat sindir pemilik Inter Milan
Senin, 06 Januari 2014 - 18:28 WIB
Capres Demokrat sindir pemilik Inter Milan
A
A
A
Sindonews.com - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Endriartono Sutarto menyindir pengusaha media yang kini juga sebagai pemilik klub sepakbola Inter Milan Erick Thohir.
Di acara Meet The Press dalam penyampaian Konsep Membangun Negara di Sekretariat Konvensi Partai Demokrat itu, Endriartono mengaku prihatin kepada para pengusaha Indonesia yang memilih berinvestasi di luar negeri.
"Saya prihatin ketika ada pengusaha tak menginvestasikan di Tanah Air, tapi justru dia beli klub sepakbola di luar negeri," ujar Endriartono di Sekretariat Konvensi Partai Demokrat, Jalan Pati Unus 75, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).
Namun, dia tak menyalahkan langkah Erick Thohir yang membeli klub sepakbola Inter Milan itu. Sebab, kata dia, umumnya seorang pengusaha menginginkan uangnya bertambah.
"Barangkali iklim investasi kita tak punya daya tarik bagi pengusaha agar berinvestasi di dalam negeri," katanya.
Kendati demikian, dia menyarankan agar pengusaha tanah air bisa tetap berinvestasi di Indonesia, sekaligus menarik investor luar negeri ke dalam negeri.
Dalam kesempatan itu, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto juga menyindir perilaku masyarakat yang menyenangi profil yang sering ada di media. "Era sekarang memang aneh, orang yang terkenal menjadi salah satu pilihan, karena sering masuk media," kata Endriartono.
Baca berita:
Wajar jika Nasdem pecat Endriartono
Di acara Meet The Press dalam penyampaian Konsep Membangun Negara di Sekretariat Konvensi Partai Demokrat itu, Endriartono mengaku prihatin kepada para pengusaha Indonesia yang memilih berinvestasi di luar negeri.
"Saya prihatin ketika ada pengusaha tak menginvestasikan di Tanah Air, tapi justru dia beli klub sepakbola di luar negeri," ujar Endriartono di Sekretariat Konvensi Partai Demokrat, Jalan Pati Unus 75, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).
Namun, dia tak menyalahkan langkah Erick Thohir yang membeli klub sepakbola Inter Milan itu. Sebab, kata dia, umumnya seorang pengusaha menginginkan uangnya bertambah.
"Barangkali iklim investasi kita tak punya daya tarik bagi pengusaha agar berinvestasi di dalam negeri," katanya.
Kendati demikian, dia menyarankan agar pengusaha tanah air bisa tetap berinvestasi di Indonesia, sekaligus menarik investor luar negeri ke dalam negeri.
Dalam kesempatan itu, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto juga menyindir perilaku masyarakat yang menyenangi profil yang sering ada di media. "Era sekarang memang aneh, orang yang terkenal menjadi salah satu pilihan, karena sering masuk media," kata Endriartono.
Baca berita:
Wajar jika Nasdem pecat Endriartono
(kri)