Disayangkan, Indonesia tak miliki strategi riset energi

Senin, 16 Desember 2013 - 19:58 WIB
Disayangkan, Indonesia...
Disayangkan, Indonesia tak miliki strategi riset energi
A A A
Sindonews.com - Indonesia saat ini tidak memiliki strategi riset tentang energi. Hal inilah yang menjadi alasan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia dianggap masih belum berdaulat. Hal ini diakui oleh Wakil Menteri ESDM Ir Susilo Siswoutomo saat ditemui di UGM, Yogyakarta, Senin (16/12/2013).

Susilo menuturkan, Indonesia membutuhkan strategi riset pengelolaan ESDM guna menyusun strategi pelaksanaan akses bahan bakar minyak (BBM) agar dapat dinikmati semua rakyat. Tak hanya itu, kemampuan Indonesia untuk mendapatkan energi tambahan pun dapat terpetakan.

"Kalau ibarat sedang perang, kita ini tiga sampai empat hari pasti akan meninggal karena tidak punya strategi. Karenanya kami memprovokasi para akademisi untuk membantu pemerintah merumuskan strategi energi nasional," imbuhnya.

Lebih lanjut, Susilo juga mengakui sulitnya menambah jumlah produksi BBM saat ini. Padahal, jika Indonesia mampu meniadakan impor BBM, negara bisa menghemat triliunan rupiah dana subsidi untuk kesejahteraan rakyat di sektor lain.

"Siapa sangka jika subsidi BBM kita saat ini mencapai Rp500 miliar perhari," katanya.

Mengatasi hal tersebut, pihak Kementerian ESDM sendiri saat ini terus berupaya menyusun berbagai program dan rencana strategis. Mulai dari mengurangi ketergantungan impor, penghematan BBM agar dapat menurunkan jumlah konsumsi, hingga upaya pengalihan BBM ke BBG.

"Saat ini PLN tidak lagi boleh membangkitkan listrik dengan energi diesel. Selain itu biodiesel juga harus terus digalakkan. Dengan kapasitas biodiesel kita yang mencapai 100.000 barel perhari diharapkan dapat mengurangi impor BBM," katanya.

Menurut Susilo, salah satu jalan membangkitkan kembali kejayaan Indonesia adalah melalui ESDM. Sebagai negara kaya, Indonesia memiliki semua potensi energi. Yang belum dimiliki Indonesia sebagai bangsa adalah rasa kebersamaan.

"Kalau semua berpikir untuk negara, impian Indonesia akan menjadi negara berdaulat di semua sektor bisa tercapai," tuturnya.

Baca berita:
Indonesia perlu pindah ke energi terbarukan
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved