Amankan Natal & Tahun Baru, Polda siapkan 10.198 personel
Senin, 16 Desember 2013 - 13:25 WIB
Amankan Natal & Tahun Baru, Polda siapkan 10.198 personel
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya akan mengerahkan 10.198 personel untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru di Ibukota selama 10 hari.
Wakapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sudjharno mengatakan, pengamanan Natal dan Tahun ini akan digelar mulai 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014.
Jajarannya sendiri telah melakukan pemetaan terkait penyebaran personel dalam pengamanan malam Natal dan Tahun Baru tahun ini.
"Semua gereja kita amankan, anggota kami sudah diploting ke seluruh DKI Jakarta. Setiap ada kegiatan di gereja dipastikan ada pengamanan," katanya dalam rapat pengamanan NAtal dan Tahun Baru di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/12/2013).
Sudjarno menilai, kondisi keamanan di DKI Jakarta relatif kondusif karena tidak ada kejadian signifikan yang mengkhawatirkan. Mengingat, koordinasi terkait pengamanan ini berlangsung sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Meski demikian, lanjutnya, masih ada beberapa hal yang harus diwaspadai masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Khususnya ancaman bo, gangguan fisik berupa ancaman, pelemparan, pengerusakan hingga pembakaran tempat ibadah.
"Temasuk mewaspadai penjualan kembang api dan petasan, dan perkelahian massa," tandasnya.
Wakapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sudjharno mengatakan, pengamanan Natal dan Tahun ini akan digelar mulai 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014.
Jajarannya sendiri telah melakukan pemetaan terkait penyebaran personel dalam pengamanan malam Natal dan Tahun Baru tahun ini.
"Semua gereja kita amankan, anggota kami sudah diploting ke seluruh DKI Jakarta. Setiap ada kegiatan di gereja dipastikan ada pengamanan," katanya dalam rapat pengamanan NAtal dan Tahun Baru di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/12/2013).
Sudjarno menilai, kondisi keamanan di DKI Jakarta relatif kondusif karena tidak ada kejadian signifikan yang mengkhawatirkan. Mengingat, koordinasi terkait pengamanan ini berlangsung sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Meski demikian, lanjutnya, masih ada beberapa hal yang harus diwaspadai masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Khususnya ancaman bo, gangguan fisik berupa ancaman, pelemparan, pengerusakan hingga pembakaran tempat ibadah.
"Temasuk mewaspadai penjualan kembang api dan petasan, dan perkelahian massa," tandasnya.
(ysw)