Siswa dari 140 SMA terancam tak ikut SNMPTN

Kamis, 12 Desember 2013 - 03:02 WIB
Siswa dari 140 SMA terancam...
Siswa dari 140 SMA terancam tak ikut SNMPTN
A A A
Sindonews.com - Para siswa dari 140 Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat di Indonesia, terancam tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014.

Hal itu lantaran pada pelaksanaan SNMPTN 2013, siswa atau sekolah yang terindikasi melakukan kecurangan dan masuk black list.

Panitia SNMPTN 2014, Akhmaloka mengatakan, pihaknya sedang melakukan verifikasi terhadap sekolah yang dilaporkan terindikasi melakukan kecurangan pada SNMPTN 2013.

"Verifikasinya belum selesai. Yang terindikasi (melakukan kecurangan pada SNMPTN 2013) sudah kita surati untuk diverifikasi. Universitas melaporkan adanya kecurangan itu sekira 140 (sekolah)," ujar Akhmaloka di Hotel Grand Royal Preanger, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/12/2013).

Tapi, jumlah sekolah yang siswanya dilarang mengikuti SNMPTN 2014 bisa saja berkurang. Hal itu akan disesuaikan dengan hasil verifikasi. Sekolah yang siswanya dilarang mengikuti SNMPTN dipastikan terbukti melakukan kecurangan pada SNMPTN 2013.

Sedangkan yang bisa mengikuti, berarti siswa atau sekolahnya tidak terbukti melakukan kecurangan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, sekolah yang siswa atau sekolahnya terindikasi melakukan kecurangan saat SNMPTN jumlahnya berkurang.

Menurutnya, tahun lalu ada sekira 100 sekolah yang terindikasi melakukan kecurangan. "Tapi setelah diverifikasi, itu tinggal 20-an sekolah yang terbukti melakukan kecurangan. Yang (20-an sekolah) itu pada SNMPTN 2013 tidak diikutsertakan, aksesnya ditutup," tegasnya.

Salah satu syarat agar siswanya bisa ikut dalam SNMPTN adalah kepala sekolah yang bersangkutan harus dimutasi. "Dari 20-an itu ada tujuh sekolah yang (hukumannya) dilepas karena kepala sekolahnya diberhentikan," jelas Akhmaloka.

Hal serupa juga akan diberlakukan untuk peserta SNMPTN 2014. Tapi berapa sekolah yang dipastikan siswanya tidak bisa mengikuti SNMPTN harus menunggu hasil verifikasi lebih dulu. "Finalnya (yang dilarang mengikuti SNMPTN) belum selesai. Mestinya dalam minggu-minggu ini akan keluar hasil verifikasinya," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
UI Siap Terima Mahasiswa...
UI Siap Terima Mahasiswa Baru, Jangan Terlewat Tanggal Pendaftarannya!
1.425 Peserta Lolos...
1.425 Peserta Lolos SNMPTN Unair, Rektor Minta Segera Daftar Ulang
Pengumuman SNMPTN 22...
Pengumuman SNMPTN 22 Maret, Ini Link Pengumumannya
Kisah Ratu, Diterima...
Kisah Ratu, Diterima di Unair Jalur SNMPTN 2022 dan Baru Berusia 14 Tahun
Kelulusan SNMPTN 2022...
Kelulusan SNMPTN 2022 Diumumkan Pukul 15.00 WIB, Ini Link Pengumuman Lengkapnya
120.643 Siswa Diterima...
120.643 Siswa Diterima di SNMPTN 2022, Cek Pengumuman di 32 Link Ini
Berita Terkini
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved