Kasus suap Bea Cukai, Polri tak akan kompromi

Selasa, 10 Desember 2013 - 18:13 WIB
Kasus suap Bea Cukai,...
Kasus suap Bea Cukai, Polri tak akan kompromi
A A A
Sindonews.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Oegroseno menegaskan, Polri tidak akan segan-segan melakukan tindakan. Jika pimpinan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai terlibat dalam perkara suap.

Diketahui, dalam kasus suap ini telah menjerat mantan Kasubdit Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Priok, Heru Sulistyono (HS) dan seorang pengusaha bernama Yusran Arif (YA).

"Bukan hanya (pimpinan) Bea Cukai, tapi siapapun. Kecuali masih ada undang-undang yang mengatur lain, kita ikuti. Pokoknya siapapun di Republik ini yang berkaitan, bisa disidik," kata Oegro di City Walk Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2013).

Kendati demikian, Oegro meyakini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih membutuhkan waktu untuk mengungkap perkara suap di Ditjen Bea dan Cukai sampai tuntas. "Butuh waktu, kesulitan-kesulitannya kan belum, menurut saya butuh waktu, KPK juga perlu waktu," pungkas Oegro.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah berhasil menangkap tersangka dalam kasus suap di Bea dan Cukai, dengan tersangka Heru dan Yusran, diduga si pemberi suap.

Menurut Direktur Tipideksus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto, HS telah menerima suap gratifikasi dari YA selaku pengusaha.
(maf)
Berita Terkait
KPK Tahan Kasi Intelijen...
KPK Tahan Kasi Intelijen Cukai P2 Ditjen Bea Cukai Budiman terkait Kasus Suap dan Gratifikasi
Penampakan 5 Koper Berisi...
Penampakan 5 Koper Berisi Duit Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Suap Bea Cukai
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Keseret Kasus Suap, Purbaya: Tunggu Putusan Sidang
Geledah Kantor Pusat...
Geledah Kantor Pusat Bea Cukai hingga Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Kepabeanan hingga Uang Tunai
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved