Soal cawapres, SBY bisa beri contoh politik santun

Jum'at, 06 Desember 2013 - 07:37 WIB
Soal cawapres, SBY bisa...
Soal cawapres, SBY bisa beri contoh politik santun
A A A
Sindonews.com - Usulan Anas Urbaningrum agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maju menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014 mendapat tanggapan beragam. Meski dinilai logis, namun tak sedikit juga yang tak setuju.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Bakir Ihsan mengatakan, walaupun SBY punya peluang untuk menjadi cawapres, tapi sebagai presiden, ia bisa memberi contoh cara berpolitik yang santun.

"Semangat pembatasan jabatan presiden dua periode dalam konstitusi paling tidak memiliki tiga tujuan," ujarnya kepada Sindonews, Kamis 5 Desember 2013 malam.

Pertama, kata Bakir, agar kekuasaan tidak absolut. Kedua, agar ada sirkulasi dan regenerasi kekuasaan antar warga negara, dan ketiga, agar tak ada kultus personal.

"Mengajukan pencawapresan SBY, apa pun alasannya sama dengan mengingkari semangat konstitusi dalam membatasi periode presiden," tegasnya,

Karena itu, lanjut dia, pilihan dan keputusan SBY menutup ruang bagi keluarga (istri dan anaknya) untuk masuk dalam gelanggang kontestasi kepemimpinan nasional 2014 adalah keputusan yang sangat tepat.

"Saya melihat, justru logika pencawapresan SBY adalah sesat dan akal-akalan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berkicau di akun jejaring sosialnya, Twitter mengenai usulan agar Presiden SBY mempertimbangkan untuk maju sebagai Cawapres Partai Demokrat. Tiap kicauannya, dia beri tanda hashtag #cawapressby.

"Tuips, ada banyak yang tanya mengapa saya usul Pak SBYmempertimbangkan maju sebagai Cawapres PD. #cawapressby," ujar Anas dalam akun Twitter @anasurbaningrum, Rabu, 4 Desember 2013.

Baca berita:
Demokrat: SBY tak haus jabatan
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved