Kemenkes cuci tangan dalam pelaksanaan PKN

Kamis, 05 Desember 2013 - 08:57 WIB
Kemenkes cuci tangan...
Kemenkes cuci tangan dalam pelaksanaan PKN
A A A
Sindonews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) mengklaim Pekan Kondom Nasional (PKN) bukan menjadi program pemerintah melainkan program swasta. Namun kegiatan ini sudah mendapatkan izin dari KPAN tanpa sepengatahuan Kemenkes.

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingungan (P2PL) Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengatakan, dalam Pekan Kondom Nasional yang melaksanakan adalah DKT Indonesia yang merupakan salah satu distributor kondom di Indonesia dengan izin KPAN.

Menurut dia, DCT tidak membagikan kondom gratis kepada perguruan tinggi dan masyarakat. Pembagian kondom ini dilakukan kepada kelompok lelaki berisiko (LBT) di pelabuhan, terminal dan lokalisasi. Selain itu, Bus yang bertuliskan Pekan Kondom Nasional juga sudah dihentikan beroperasi sejak tanggal 2 Desember 2013.

“Menurut Laporan yang diterima DKT tidak membagikan kondom ke perguruan tinggi. Dan jelas mobil PKN tersebut hanya ada satu di Jakarta di dalamnya hanya berisikan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) berupa leafleat sebagai sarana pendidikan masyarakat, tidak ada kondom di dalamnya,” tandasnya saat ditemui di Kantor Kemenkes Jakarta, Rabu (4/12/2013).

Sebelumnya PKN merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DKT sejak 2007. Dari laporan yang diterima KORAN SINDO kegiatan ini tidak di biayai oleh Kemenkes dan KPAN, tetapi KPAN memberikan perijinan acara nasional tersebut.

Tjandra mengatakan, kegiatan PKN dihentikan dikarenakan pemerintah melihat temuan yang ada di masyarakat dengan besarnya kegiatan serta informasi yang berkembang sehingga menimbulkan reaksi di masyarakat maka pemerintah putuskan untuk dihentikan.

Untuk itu, lanjut dia, Kemenkes masih melakukan pencarian fakta terkait kabar bagi-bagi kondom yang dilakukan di perguruan tinggi dan masyarakat luas. Namun jika hal tersebut dilakukan oleh suatu komunitas maka hal itu di luar tanggung jawab pemerintah.

“Kita tidak bisa mengontrol apa yang dilakukan LSM atau Komunitas. Menurut mereka tidak ada pembagian kondom apalagi masuk kampus. Yang jelas Kemenkes tidak membagi-bagikan kondom,” tegas dia.

FPI: Pekan kondom Menkes menyesatkan
(lal)
Berita Terkait
Hepatitis Misterius,...
Hepatitis Misterius, Waspada Jika Anak Alami Gejala Ini
Kemenkes Sebut Kasus...
Kemenkes Sebut Kasus Polio di Indonesia hanya 1, Bukan 4
Kemenkes Beberkan Kronologi...
Kemenkes Beberkan Kronologi Kasus Hepatitis Akut yang Tewaskan 3 Anak di Indonesia
Kemenkes Beri Penghargaan...
Kemenkes Beri Penghargaan Landson, Dukung Gerakan Change Source
Hari Kesehatan Jiwa...
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021, Jiwa yang Sehat Pengaruhi Kualitas Hidup
SKAMRT Temukan 7 dari...
SKAMRT Temukan 7 dari 10 Rumah Tangga Konsumsi Air Minum Terkontaminasi
Berita Terkini
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved