Akumulasi dari kekecewaan publik penyebab rusuh di MK

Jum'at, 15 November 2013 - 10:23 WIB
Akumulasi dari kekecewaan...
Akumulasi dari kekecewaan publik penyebab rusuh di MK
A A A
Sindonews.com - Kerusuhan sidang pembacaan amar putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Maluku di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 14 November 2013, telah menunjukkan wibawa MK sudah tidak ada lagi ditengah masyarakat.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Center for Analysis Research and Development (CARE) Jen Zuldi menegaskan, peristiwa tersebut merupakan akumulàsi dari kekecewaan publik terhadap lembaga peradilan konstitusi yang beberapa waktu ini tengah disorot.

"Ekspektasi masyarakat terlanjur besar terhadap MK, namun dirusak oleh kasus yang meilbatkan mantan Ketua MK Akil Muchtar," tandasnya kepada SINDO, Jumat (15/11/2013).

Tidak dapat dipungkiri, ujar Jen, kasus suap yang melilit Akil Mochtar telah mengubah persepsi publik terhadap MK, sehingga bagi masyarakat yang tidak puas dengan putusan dengan mudahnya meluapkan kekesalan yang berujung anarkis.

"Setiap ada putusan di MK pasti ada yang tidak puas, bedanya dulu tidak ada yang berani membuat kerusuhan," ujarnya.

Meski demikian, dia menilai kerusuhan yang terjadi itu tidak bisa dibenarkan karena jelas-jelas melanggar hukum.

Kemuliaan Hakim MK telah memudar
(lal)
Berita Terkait
Pengukuran Aset Negara...
Pengukuran Aset Negara di Enrekang Sempat Diwarnai Kericuhan
Musda AMPI Sulsel Deadlock,...
Musda AMPI Sulsel Deadlock, DPP Segera Tunjuk Pelaksana Tugas
Viral Pertandingan Futsal...
Viral Pertandingan Futsal Pelajar Ricuh di Bekasi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Kericuhan di Posko Penyekatan...
Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Massal di...
Vaksinasi Massal di Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru Ricuh Peserta Pukul Petugas
Pangdam Jaya Duga Kelompok...
Pangdam Jaya Duga Kelompok Anarko di Balik Kericuhan di Jakarta
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved