Pendidikan perkuat hubungan bilateral Indonesia-Australia

Kamis, 14 November 2013 - 21:30 WIB
Pendidikan perkuat hubungan...
Pendidikan perkuat hubungan bilateral Indonesia-Australia
A A A
Sindonews.com - Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia juga mengalami pasang surut akibat kesalahpahaman dan perbedaan aturan kedua negara. Untuk menjaga hubungan baik kedua negara tersebut, pendidikan dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan hubungan baik kedua negara.

Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Hery Saripudin menuturkan, pendidikan merupakan sektor yang lebih netral dan lebih mudah untuk melakukan sebuah kerja sama. Namun demikian, semua level, mulai pemeritah, pengusaha dan masyarakat harus bersinergi.

“Kita bisa milih teman sesuka kita tapi kita tidak bisa memilih tetangga. Suka tidak suka, mau tidak mau, Australia sebagai negara tetangga Indonesia dan harus berbaik-baikan. Hubungan baik ini tentu harus dijaga dan ditingkatkan di berbagai bidang, termasuk pendidikan,” ujarnya dalam seminar ‘Indonesia-Australian Relations’ yang berlangsung di Fisipol UGM, Yogyakarta, Kamis (14/11/2013).

Tak hanya bidang pendidikan, Hery menuturkan, hubungan kedua negara ini juga dijalin dalam bidang ekonomi. Di bidang ekonomi, volume perdagangan ekspor dan impor antar kedua negara juga semakin meningkat. Tahun 2012 lalu, volume perdagangan antar kedua negara mencapai USD10,3 miliar.

“Ditargetkan hingga tahun 2015 nilainya bisa mencapai USD15 miliar,” ungkapnya.

Minister Counsellor Political and Economic Brach Kedubes Australia di Indonesia Stephen Scott mengatakan, pemerintah Asutralia berencana meningkatkan hubungan kerja sama antar masyarakat Indonesia dan Australia lewat pengiriman pelajar Australia untuk belajar ke Indonesia.

Saat ini jumlah mahasiswa Australia yang belajar di Indonesia diperkirakan mencapai 900-an orang. Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia di Australia mencapai 17.000 orang.

“Di mata pemerintah Australia, Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki pengaruh yang cukup besar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik. Keberhasilan Indonesia dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan pelaksanaan praktik demokrasi yang semakin baik menjadi salah satu alasan Australia menjalin hubungan kerja sama yang semakin baik dengan Indonesia,”
jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Hubungan Luar Negeri UGM Dafri Agussalim mengatakan, hubungan kurang baik antar kedua negara lebih sering terjadi di tingkat masyarakat. Hal itu terjadi karena ketidaksalingpahaman antar masyarakat karena perbedaan sikap, perilaku dan budaya.

“Seharusnya warga Australia tahu sikap dan perilaku warga Indonesia. Sebaliknya, juga untuk warga Indonesia,” katanya.

Baca berita:
Nama SBY diabadikan untuk museum perpustakaan di Jepang
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved