Indonesia belum targetkan FCTC

Rabu, 06 November 2013 - 15:37 WIB
Indonesia belum targetkan...
Indonesia belum targetkan FCTC
A A A
Sindonews.com - Pemerintah masih belum menargetkan, untuk mengaksesi Framework Convetion on Tobacco Control (FCTC). Hal ini dikarenakan, ketiga kementerian belum menyepakati perjanjian internasional tersebut terkait tembakau.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menag PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, sampai saat ini belum ada kesepakatan dari ketiga kementerian tersebut, yaitu Kementerian Tenaga Kerja (Kemenakertrans), Kementerian Pertanian (Kemenper) dan Kementerian Penindustri (kemenperin).

Hal ini harus disepakati, baik dari semua kementerian dan DPR untuk dapat mengaksesi FCTC.

“Selain belum sepakat, sosialisasi juga masih belum optimal. Karena dampak asap rokok masih belum dipahami oleh sebagain besar masyarakat Indonesia, khususnya kepada anak-anak,” katanya saat ditemui di Kantor Kemenko Kesra di Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Linda mengatakan, pada dasarnya kementerian terkait yang belum menyepakati untuk mengaksesi FCTC sesungguhnya paham mengenai permasalahan tersebut. Namun, sampai saat ini masih dicarikan sosusi, untuk mengatasi kesalah pahaman dari bebagai sumber.

Untuk itu Presiden SBY telah memberikan pengarahan untuk menyamakan pemahaman mengenai aksesi FCTC.

Menurutnya, dengan Indonesia mengaksesi FCTC, maka kedaulatan negara tidak akan terganggu. Hal ini dikarenakan pasal-pasal di dalam FCTC, akan disesuaikan dengan konstitusi dan UU yang berlaku di Indonesia.

“Jika Indonesia tidak menjadi pihak negara FCTC, maka Indonesia tidak akan memiliki kesempatan untuk mengikuti Conference of Party dalam memperjuangkan penerapan panduan dan protokol FCTC,” tegasnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Buruh Rokok Tolak RUU...
Buruh Rokok Tolak RUU Kesehatan
Senat AS Loloskan Paket...
Senat AS Loloskan Paket RUU Anti Teknologi China
Loloskan RUU Anti Teknologi...
Loloskan RUU Anti Teknologi China, Beijing: AS Paranoid!
Ditekan Barat, Presiden...
Ditekan Barat, Presiden Uganda Tolak Teken RUU Anti-LGBT
Pasal Tembakau dalam...
Pasal Tembakau dalam RUU Kesehatan Dinilai Berpotensi Mematikan Industri Rokok
BEI Bikin Indeks Saham...
BEI Bikin Indeks Saham yang Anti-Kontroversi: Saham Rokok Masuk di Dalamnya
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved