Dua pekan galau, SBY tak produktif

Minggu, 27 Oktober 2013 - 15:50 WIB
Dua pekan galau, SBY...
Dua pekan galau, SBY tak produktif
A A A
Sindonews.com - Sudah hampir dua pekan lebih, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kerap mengeluarkan komentar bernada emosi dalam pidato-pidatonya. Hal itu dilontarkannya hanya untuk sekedar menanggapi isu miring yang menimpa pemeritahannya dan Partai Demokrat.

Menurut Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, sikap emosi SBY selama dua Minggu berturut-turut lantaran beban isu di pemerintahan maupun partainya ditanggung sendiri oleh SBY. Artinya, isu miring yang menerpa pemerintah dan partai memang tak mampu diselesaikan.

Bahkan, Presiden SBY cenderung menunjukkan sikap cemburu dan iri terhadap partai dan lawan politiknya yang terus-terusan menyerang pribadi dan keluarganya.

"Kita dihadapkan pada sikap SBY yang marah, jengkel, merasa dizalimi dan sekaligus cemburu atas situasi yang menimpa diri, keluarga dan partainya," ujar Ray saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Ray mencontohkan, rentetan kasus yang cukup mencolok menimpa pribadi SBY dan tak mampu diselesaikan seperti kasus Bunda Puteri, yang disebut mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq sebagai orang dekat presiden, serta yang terbaru perseteruannya dengan organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Gerakan Indonesia (PPI) bentukan eks ketua umum Demokrat, Anas Urbaningrum.

Dalam kasus Ormas PPI, SBY dinilai salah langkah dalam mengambil sikap. Sehingga, pidato dan komentar-komentarnya cenderung kurang produktif.

"Bahkan untuk membuktikan dirinya tak terkait dengan Bunda Putri, SBY mengerahkan intelijen negara," ungkapnya.

Seperti diketahui, saat konsolidasi nasional dan temu kader Demokrat, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Presiden SBY kembali melontarkan kritik kepada lawan-lawan politiknya. Bahkan, SBY sempat menyinggung media yang dianggap juga ikut menyerang partai dan pribadinya.

Baca juga: Sikap SBY tak cerminkan Demokrat
(rsa)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved