Menko minta RS di Indonesia siap terapkan BPJS 2014

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 13:45 WIB
Menko minta RS di Indonesia...
Menko minta RS di Indonesia siap terapkan BPJS 2014
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, seluruh rumah sakit di Indonesia harus menpersiapkan diri, untuk menerapkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 2014.

Salah satu yang perlu disiapkan, kata Menko, adalah sistem pelayanan dan peralatan. Karena, BPJS 2014 merupakan langkah awal menuju era baru pembangunan Universal Healtg Coverage (UHC).

Dalam hal ini, lanjut Agung, pemerintah sangat mengapresiasi setiap usaha, prakasa dan karya nyata untuk berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan.

"Hal ini penting. Selain derajat kesehatan, BPJS juga bermanfaat untuk pendidikan dan peningkatan pendapatan keluarga," katanya, saat ditemui di Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Agung memaparkan, jumlah tempat tidur yang diperlukan untuk menyongsong era jaminan kesehatan minimal sebanyak 237.167 tempat tidur. Jika digabungkan dengan 30.000 puskesmas dengan tempat perawatan (Puskesmas DTP), maka total tempat tidur yang dimiliki Indonesia lebih dari 250.000.

Namun, hal ini masih menjadi persoalan dikarenakan penyebaran rumah sakit dan Puskesmas DTP masih terkonsentrasi di perkotaan. Sehingga masih terdapat daerah-daerah yang kekurangan tempat tidur, terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan terluar (DTPK).

Kekurangan ini, lanjut Agung, akan segera dipenuhi pemerintah secara bertahap, dengan meningkatkan kapasitas kelas III RS. Selain itu, pemerintah juga akan menambah jumlah puskesmas beserta tempat tidur serta membuka RS Pratama.

"RS jenis ini setingkat kelas III dengan pelayanan dokter umum, dan disertai lebih kurang 50 tempat tidur," Kata dia.

Pemerintah juga menginginkan agar jumlah pasien dari Indonesia yang berobat ke luar negeri tidak meningkat. Karenanya, Menko mengingatkan agar modern hospital yang memiliki fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik, harus juga melayani pasien yang tidak mampu dan kelompok berpenghasilan rendah.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved