Subur pertimbangkan kembali jika diundang PPI

Senin, 21 Oktober 2013 - 16:17 WIB
Subur pertimbangkan...
Subur pertimbangkan kembali jika diundang PPI
A A A
Sindonews.com - Pernyataan soal kabar penjemputan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Subur Budhisantoso dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN) pertama kali dilontarkan anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rachmad.

Hal itu disinyalir sengaja dilakukan untuk mendongkrak Ormas besutan Anas Urbaningrum. Menanggapi hal itu, Subur tidak mau ambil pusing.

"Ya itu haknya dia kan. Saya enggak peduli. Kalau saya punya organisasi ya akan saya kembangkan, tapi jangan lupa membina anggota-anggotanya," katanya seusai jumpa pers di kediamannya di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2013).

Menurut Subur kalau memang niatnya seperti itu tentu akan mendapat balasan sebagaimana yang diperbuat. Lagi pula kabar penjemputan oleh BIN itu tidak benar adanya.

"Kalau saya orang baik ya, ya biarin saja, nanti mereka (Ormas PPI) akan mendapatkan pahala atau petaka," tukasnya.

Subur pun menekankan kalau dirinya akan kembali mempertimbangkan bila kembali diundang untuk mencari pembicara dalam acara PPI. "Tergantung nanti topiknya, kalau sesuai dengan kajian saya. Ya saya mau," tegasnya.

Seperti diketahui, kabar Subur dijemput oleh BIN tersiar melalui jejaring sosial YouTube yang diunggah oleh Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), yang di dalam video berdurasi sekira 3 menit lebih itu terlihat ucapan anggota PPI, M Rachmad yang menyebutkan alasan ketidakhadiran Subur dalam agenda diskusi yang dihelat PPI karena yang bersangkutan dijemput oleh BIN.

Baca berita:
Ini alasan Subur Budhisantoso absen diskusi PPI
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved