Anas: SBY belum sukses pimpin Demokrat

Senin, 21 Oktober 2013 - 14:38 WIB
Anas: SBY belum sukses...
Anas: SBY belum sukses pimpin Demokrat
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum berhasil memimpin Demokrat hingga jelang Pemilu 2014.

"Keikhlasan dan pengorbanan Pak SBY untuk turun gunung menjadi Ketua Umum PD belum sukses. Masih butuh waktu dan kerja keras," ujar Anas dalam akun Twitter-nya @anasurbaningrum dengan hastag #angkabicara, Senin (21/10/2013).

Anas menjadikan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipaparkan Minggu, 20 Oktober 2013 kemarin, sebagai acuan bahwa tren Demokrat sejak dipimpin SBY terus mengalami penurunan dibandingkan dua partai besar yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Golkar.

Dalam survei dipaparkan, tren elektabilitas Golkar dan PDIP terus meningkat sementara Demokrat sebaliknya, terus mengalami penurunan.

Berdasarkan survei tersebut, tren elektabilitas Demokrat pada Oktober 2012: 14 persen, pada Maret 2013: 11,7 persen, dan Oktober 2013 hanya 9,8 persen. "Pak SBY menjadi Ketum hasil KLB (Kongres Luar Biasa) pada akhir Maret 2013, angka PD 11,7 persen. Sekarang, Oktober 2013 angka PD 9,8 persen," kicau Anas.

Lebih lanjut Anas menilai, Demokrat di bawah pimpinan SBY harus kerja keras untuk mempertahankan elektabilitas partai berlambang mercy itu. Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam mendongkrak elektabilitas Demokrat.

"Pertama, angka kepuasan publik kepada pemerintah yang tak kunjung naik. Bahkan ada tren menurun. Kedua, hadirnya "musim politik" baru, yakni "musim politik Jokowi. Ada tanda harapan publik bergerak menuju Jokowi," kata Anas.

Ketua Organisasi Masyarakat Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini menjelaskan, angka kepuasan publik terhadap pemerintah selalu terkait erat dengan elektabilitas Demokrat sebagai partai penguasa saat ini.

"Kalau sekarang PD angkanya 9,8 persen, itu tidak aneh. Mudah dikonfirmasi dengan angka kepuasan publik kepada pemerintah," ujar Anas.

Baca juga berita Syarief Hasan: KLB putusan SBY.
(lal)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved