Pencegahan kanker mulut rahim

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 10:36 WIB
Pencegahan kanker mulut...
Pencegahan kanker mulut rahim
A A A
Sindonews.com - Kanker serviks lebih dikenal dengan kanker mulut rahim, merupakan salah satu penyakit kanker yang paling ditakuti kaum hawa atau wanita.

Dokter dari female cancer program dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Laila Nuranna mengungkapkan, pencegahan sekunder dapat dilakukan melalui metode Insveksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pap Smear.

Deteksi dengan metode IVA adalah leher rahim dibersihkan kemudian dioles dengan asam asetat yang diencerkan tiga persen sampai lima persen. "Jika terdapat kondisi prakanker atau IVA positif yang ditandai dengam bercak putih maka pasien dapat menjalani program Krioterapi yaitu terapi pendinginan dengan gas," ucapnya di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (3/10/2013).

Metode IVA, lanjut Laila, terbilang lebih murah jika dibandingkan dengan Pap Smear. Untuk menjalani metode Pap Smear, pasien setidaknya harus mengeluarkan uang mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per sekali pemeriksaan.

"Biaya metode IVA tidak sampai setengahnya. Pap Smear adalah metode pemeriksaan dengan mengambil bercak putih di leher rahim pada kondisi prakanker lalu diperiksakan di laboratorium," tegasnya.

Human Papilloma Virus (HPV) adalah penyebab dari kanker serviks. Sedangkan dampak paling parah dari penyakit ini bisa menyebabkan kematian pada kaum wanita dan itu jenis virus HPV tipe 16 dan 18.

Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.

Kemudian kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat.

Baca juga berita terkait, gejala kanker mulut rahim.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
Zat Pewarna Cone Es...
Zat Pewarna Cone Es Krim Berisiko Kanker Hati dan Kandung Kemih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved