Kader Golkar ditahan KPK

Senin, 23 September 2013 - 18:12 WIB
Kader Golkar ditahan...
Kader Golkar ditahan KPK
A A A
Sindonews.com - Haris Andi Surachman, tersangka dalam perkara suap Dana Percepatan Infrastuktur Daerah (DPID), resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/9/2013). Haris ditahan setelah menjalani pemeriksaan penyidik hampir tujuh jam di Gedung KPK.

Haris ditahan di Rumah Tahanan Salemba. "Dia ditahan untuk 20 hari pertama," kata Juru Bicara Johan Budi SP di Gedung KPK, Senin sore.

Sambil melempar senyum kepada wartawan, kader Partai Golkar itu sempat mengucapkan kesiapannya dalam menjalani masa tahanan. "Ya kita jalani saja, apa maunya KPK," katanya.

Tidak sampai di situ, sebelum masuk ke dalam mobil yang akan mengantarkannya ke Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, Haris pun menuturkan masih banyak calo lain di DPR yang masih berkeliaran dan belum dijerat KPK. "Kita akan laporkan semua itu," sambungnya.

Dalam perkara itu, Haris ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Ia disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) 13 No 1999 sebagaimana diatur dalam perubahan UU No 20 tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 Juncto Pasal 56 KUHP.

Sebelum resmi ditahan, nama Haris Andi Surachman disebut-sebut terlibat dalam kasus suap DPID. Bahkan, dalam persidangan terdakwa DPID lainnya yaitu Fahd El Fouz, majelis hakim meminta agar Andi ditetapkan sebagai tersangka.

Haris yang diketahui sebagai kader Organisasi Kemasayarakatan (Ormas) Musyawarah Kerja Gotong Royong (MKGR) diduga terlibat berperan sebagai perantara yang mempertemukan Fahd El Fouz yang dikenal sebagai pengusaha dengan anggota Badan Anggaran (Banggar) Wa Ode Nurhayati.

Haris disebut-sebut merupakan penghubung pemberian suap menyangkut pelolosan tiga daerah penerima DPID. Hal ini mengemuka dalam dakwaan terdakwa Wa Ode Nurhayati.

Baca berita tentang pengembangan kasus dugaan korupsi dana alokasi DPID.
(lal)
Berita Terkait
Merokok dalam Pesawat...
Merokok dalam Pesawat Jet Mewah, Ketua Banggar DPR Disorot Netizen
Bos Mafia Italia Ditangkap...
Bos Mafia Italia Ditangkap saat Makan Malam Romantis dengan Pacarnya di Prancis
Sri, Nadiem, dan Terawan...
Sri, Nadiem, dan Terawan Wakili Pemerintah Rapat dengan Banggar
Bos Mafia Sisilia Pembantai...
Bos Mafia Sisilia 'Pembantai Orang' Giovanni Brusca Dibebaskan, Publik Marah
Tiga Pertandingan Sepak...
Tiga Pertandingan Sepak Bola yang Terbukti Diatur Oleh Mafia
Italia Gelar Persidangan...
Italia Gelar Persidangan Kelompok Mafia Ndrangheta, Ratusan Orang Jadi Tersangka
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved