Ditanya soal PON Riau, politikus PKS pintar berkelit

Jum'at, 20 September 2013 - 16:27 WIB
Ditanya soal PON Riau,...
Ditanya soal PON Riau, politikus PKS pintar berkelit
A A A
Sindonews.com - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Zainuddin terkesan plinplan terkait penambahan anggaran pembangunan venue menembak PON Riau 2012 yang menjerat mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal sebagai tersangka.

Awalnya, politikus PKS itu tak mau berkomentar saat wartawan mencecar keterkaitan dirinya sehingga dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi. Namun, Zainuddin akhrinya mau menceritakan soal pemeriksaan.

Menurutnya, penyidik menanyai soal kunjungan ke Riau pada Februari 2012. Namun, kata dia, saat itu dia belum bergabung dengan Komisi X DPR.

"Saya di panja itu ikut di bagian akhir, di ujung. Jadi saya tidak pernah ikut kunjungan di bulan Februari. Karena saya baru aktif di Panja PON, bulan Juli," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/9/2013).

Saat ditanya seputar sikap fraksinya dalam proses pembahasan penambahan anggaran, Zainuddin memilih diam. Dia pun langsung membelokan pertanyaan, dengan kembali menceritakan seputar pemeriksaan di KPK.

Diceritakan Zainuddin, pada saat kunjungannya sekitar bulan Juli 2012, ia mengaku banyak anggota legislator di komisinya yang ikut dalam rombongan tersebut ke Riau. Namun, ia enggan menyebutkan nama legislator itu.

"(Disana) ada rapat biasa dan juga mengunjungi beberapa venue," sebutnya.

Tidak sampai disitu, saat ditanya mengenai pembahasan penambahan anggaran yang dilakukan di rumah Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto, ia berdalih tak tahu dan tidak mengikuti rapat tersebut. Diketahui, Setya Novanto merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar.

"Saya tidak ada. Kata penyidik permintaan itu di bulan Februari," jelasnya.

Baca berita Usai diperiksa KPK, politikus PKS tampak linglung
(kri)
Berita Terkait
Dugaan Korupsi SPPD...
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Naik Penyidikan setelah Eks Pj Walkot Pekanbaru Diperiksa
Rugikan Negara Rp1,1...
Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Pejabat Bank BUMD Riau Ditahan
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Geledah Kantor Gubernur...
Geledah Kantor Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov
KPK Tahan Ajudan Gubernur...
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid usai Diperiksa sebagai Tersangka
Lahan 1.206 Meter dan...
Lahan 1.206 Meter dan 11 Homestay di Harau Disita Terkait Kasus Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved