Politikus Golkar tutupi anggaran PON Riau

Kamis, 19 September 2013 - 19:31 WIB
Politikus Golkar tutupi...
Politikus Golkar tutupi anggaran PON Riau
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Partai Golkar Rully Chairul Azwar tampak menutupi proses pembahasan anggaran PON Riau di APBN 2013.

Hal tersebut terlihat usai Rully merampungkan pemeriksaannya lebih dari tujuh jam. Pria yang mengenakan batik lengan panjang motif biru tersebut tampak keluar pukul 17.40 WIB.

Kolega Setya Novanto ini bahkan enggan berkomentar banyak. Pria yang pernah diperiksa pada Jumat, 23 Agustus 2013 ini hanya menyatakan sebenarnya tidak ada yang baru. Tetapi penyidik terus mendalami proses penggaran PON Riau.

"Pembahasan soal PON, tidak ada yg baru. Soal (pembahasan) anggaran PON," ujarnya sambil berjalan terengah-engah ke Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Saat tiba pukul 08.30 WIB, Rully yang sempat satu komisi dengan Kahar Muzakir di Komisi X DPR itu bahkan tak berkomentar apapun. Dia lebih memilih masuk ke ruang steril KPK. Hari ini Rully diperiksa untuk tersangka Gubernur Riau M Rusli Zainal yang juga Ketua DPP Partai Golkar.

Keterhubungan PON Riau dengan anggota DPR ini, terendus KPK setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengajukan tambahan anggaran Rp290 miliar dari APBN. Tapi pada akhirnya Pemerintah Pusat hanya mengucurkan Rp100 miliar melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Beberapa anggota/mantan anggota Komisi X DPR dan anggota DPR pernah diperiksa penyidik. Di antaranya, Kahar Muzakir (Golkar), Setya Novanto (Golkar), Angelina Sondakh (Demokrat), Juwani Alie (Demokrat), dan Utut Adianto (PDIP). Selain itu ada juga Menko Kesra Agung Laksono, mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng, Ketua PSSI Djohar Arifin, dan mantan Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo.

Sebelumnya, KPK mengaku membidik keterlibatan anggota Komisi X DPR dalam kasus dugaan suap PON Riau 2012. Karenanya penyidik terus mendalami peran anggota komisi olahraga itu dalam peningkatan dan penambahan anggaran PON XVIII di Riau. Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto, Senin, 2 September 2013. Dia menjelaskan, proses pemeriksaan anggota DPR berkaitan dengan tersangka Gubernur Riau M Rusli Zainal.

"Peningkatan biaya-biaya yang muncul dalam pembiayaan PON, yang meminta persetujuan anggota DPR. Perkembangan terbaru adalah mengkonfirmasi mengenai penambahan anggaran yang dibutuhkan," ungkap Bambang.
(lal)
Berita Terkait
Dugaan Korupsi SPPD...
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Naik Penyidikan setelah Eks Pj Walkot Pekanbaru Diperiksa
Rugikan Negara Rp1,1...
Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Pejabat Bank BUMD Riau Ditahan
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Geledah Kantor Gubernur...
Geledah Kantor Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov
KPK Tahan Ajudan Gubernur...
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid usai Diperiksa sebagai Tersangka
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved