Lelang UN rugikan negara Rp6,3 miliar

Kamis, 19 September 2013 - 16:45 WIB
Lelang UN rugikan negara...
Lelang UN rugikan negara Rp6,3 miliar
A A A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kerugian negara pada proses lelang Ujian Nasional (UN) Rp6,3 miliar.

Anggota BPK Rizal Djalil mengatakan, jumlah potensi di UN 2013 lebih rendah dari penyimpangan proses lelang 2012, yang terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp8,1 miliar.

Sementara penyimpangan dalam pengelolaan keuangan penyelenggaraan UN 2012 dan 2013 sebesar Rp2,6 miliar. BPK juga menemukan adanya kegiatan fiktif, dan markup sebesar Rp1,7 miliar pada dua tahun tersebut.

"Kami temukan ada indikasi kerugian. Namun memang tidak sedahsyat pemberitaan sebelumnya di media," katanya di gedung BPK, Kamis (19/9/2013).

Rizal menambahkan, terkait tindak pidana korupsi, BPK memang tidak dapat melakukan penindakan. Melainkan sebatas memeriksa keuangan saja. Namun jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ataupun kejaksaan ingin meminta data atau meminta BPK untuk menindaklanjuti data yang ada, maka pihaknya menyatakan siap tugas.

BPK menyesalkan sejumlah kelemahan UN 2013 seperti perubahan 20 soal UN tidak seimbang, dengan waktu pencetakan dan distribusi soal. Kemendikbud juga dianggap lalai mengawasi proses pencetakan dan distribusi soal.

Lalu, tidak ada sistem peringatan dini terhadap keterlambatan pencetakan dan distribusi, maka terjadi kekisruhan UN di 11 provinsi. "Selain perencanaan, koordinasi dan organisasi juga belum optimal," jelasnya.

Rizal menyatakan, BPK merekomendasikan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dievaluasi, karena kerjanya tidak efektif. Kemendikbud juga harus menyerahkan teknis penyelenggaraan UN, seperti percetakan soal ke provinsi.

Selain itu, Kemendikbud juga perlu menerapkan sistem anggaran terpadu untuk UN berikutnya. Kemendikbud diberikan waktu dua bulan untuk menindaklanjuti hasil audit ini.

Klik di sini untuk berita lainnya.
(stb)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved