Ganggu Miss World 2013, Polri akan tindak FPI

Selasa, 17 September 2013 - 05:32 WIB
Ganggu Miss World 2013,...
Ganggu Miss World 2013, Polri akan tindak FPI
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak akan segan melakukan langkah tegas jika ormas Front Pembela Islam (FPI) terus-menerus berdemonstrasi terkait dengan penyelenggaraan ajang Miss World 2013.

Ronny juga menegaskan, setiap ormas yang akan melakukan demonstrasi harus mengantongi Surat Izin Keramaian dan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang diterbitkan oleh Polri. Jika kedua surat tersebut tidak ada, maka setiap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Ormas FPI, tergolong ilegal dan wajib ditindak secara tegas.

"FPI tidak ada izin demo di Bali. Harus ada izin, kalau tidak ada izin, ilegal dan dibubarkan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin 16 September 2013.

Ronny mengaku khawatir jika menerbitkan izin kepada FPI untuk melakukan demonstrasi. Karena tidak semua FPI Bali yang melakukan aksi adalah murni orang Bali. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan penolakan besar-besaran dari masyarakat Bali.

"(Yang jelas) menganggu kegiatan internasional (Miss World dan APEC) yang pengamanannya sudah dilakukan," ujar Ronny.

Ronny mengakui selama ini sudah ada komunikasi yang baik antara pihak penyelenggara, Kepolisian, pemerintah dan juga FPI. Salah satu bentuk komunikasi tersebut yakni difokuskannya penyelenggaraan Miss World 2013 di Bali, yang sebelumnya sempat direncanakan akan diselenggarakan di Sentul, Jawa Barat, untuk pelaksanaan malam finalnya.

"Kalau tidak (ada pembicaraan) bagaimana mencari solusi penyelengaraan internasional yang sudah ada izin, sekarang kita fokuskan di Bali," tegas Ronny.

Menurut Ronny, pelaksanaan Miss World 2013 yakni sama dengan ajang pelaksanaan kontes ratu kecantikan yang lumrah diselenggarakan di Indonesia setiap tahunnya. Bahkan, kata dia, penyelenggaraan Miss World kali ini disesuaikan dengan kultur budaya Indonesia.

"Mengapa harus menganggu kegiatan yang sebenarnya dari awal, kontes Miss World menghargai budaya kita, gunakan baju adat kita, sama seperti pemilihan putri modelnya seperti itu," tandas Ronny. (kri)
(hyk)
Berita Terkait
10 Fakta Menarik Miss...
10 Fakta Menarik Miss World 2025 Opal Suchata Chuangsri
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
5 Potret Miss World...
5 Potret Miss World 2021 Karolina Bielawska, Nomor Terakhir Wajahnya Mirip Boneka
Intip Keseruan Dance...
Intip Keseruan Dance of The World yang Buka Final Miss World 2021
Jangan Lewatkan! Kemegahan...
Jangan Lewatkan! Kemegahan Malam Puncak Kontes Kecantikan Kelas Dunia, Miss World 2021, 5 Hari Lagi LIVE di iNews
Malam Puncak Miss World...
Malam Puncak Miss World 2021 Digelar Maret Mendatang
Berita Terkini
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved