Pekan depan DPR & Kapolri bertemu bahas teroris
Rabu, 11 September 2013 - 17:14 WIB
Pekan depan DPR & Kapolri bertemu bahas teroris
A
A
A
Sindonews.com - Pekan depan, Komisi III DPR RI akan memanggil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Timur Pradopo, salah satunya untuk membahas aksi penembakan yang telah mengakibatkan beberapa polisi tewas di beberapa lokasi.
"Minggu depan akan mengagendakan, utamanya akan membicarakan tentang teroris," kata Ketua Komisi III DPR RI, Gede Pasek Suardika di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2013).
Kata dia, penembakan yang dilakukan di tempat keramaian membuktikan tingkat keselamatan semakin berbahaya. "Ini penting harus dikaji, itu lokasinnya kan stadiumnya makin meningkat, makin naik-naik teruskan, pinggiran, pusat kota, lokasi tempat keramaian ini," tuntasnya.
Sebelumnya, penembakan terhadap anggota polisi kembali terjadi, kali ini menimpa provost Mabes Polri, Bripka Sukardi yang tengah mengawal enam truk. Ia ditembak orang tak dikenal hingga tewas di depan Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin malam.
Saat ditembak, Sukardi sedang mengendarai sepeda motor Hondar Supra X 125 R, yang berwarna merah dengan nomor polisi B 6671 TXL. Dia ditembak tiga kali di bagian dada dan perut. Untuk mengetahui lebih dalam terkait berita ini, silakan klik link ini.
"Minggu depan akan mengagendakan, utamanya akan membicarakan tentang teroris," kata Ketua Komisi III DPR RI, Gede Pasek Suardika di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2013).
Kata dia, penembakan yang dilakukan di tempat keramaian membuktikan tingkat keselamatan semakin berbahaya. "Ini penting harus dikaji, itu lokasinnya kan stadiumnya makin meningkat, makin naik-naik teruskan, pinggiran, pusat kota, lokasi tempat keramaian ini," tuntasnya.
Sebelumnya, penembakan terhadap anggota polisi kembali terjadi, kali ini menimpa provost Mabes Polri, Bripka Sukardi yang tengah mengawal enam truk. Ia ditembak orang tak dikenal hingga tewas di depan Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin malam.
Saat ditembak, Sukardi sedang mengendarai sepeda motor Hondar Supra X 125 R, yang berwarna merah dengan nomor polisi B 6671 TXL. Dia ditembak tiga kali di bagian dada dan perut. Untuk mengetahui lebih dalam terkait berita ini, silakan klik link ini.
(maf)