Pasek: September hingga Oktober bulan rawan teroris
Rabu, 11 September 2013 - 11:14 WIB
Pasek: September hingga Oktober bulan rawan teroris
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika meminta agar aparat kepolisian meningkatkan kewaspadaannya, khususnya selama bulan September hingga Oktober.
Hal ini menyusul aksi penembakan yang menewaskan Bripka Sukardi oleh orang tak dikenal di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa 10 September 2013, malam.
"Dari formatnya kami lihat September, Oktober bulan rawan teroris. Karena berkaitan dengan kasus WTC dan bom Bali. Polisi lebih meningkatkan kewaspadaaan," kata Pasek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Pasek pun menilai Jalan Rasuna Said yang menjadi lokasi kejadian perkara, adalah lokasi yang tepat untuk melakukan aksi. "Itu mungkin posisi paling aman untuk melakukan aksi, karena dia ngiring truk," terangnya.
Kendati demikian, politikus Partai Demokrat ini yakin pelaku akan cepat terungkap lantaran banyaknya CCTV yang bisa dijadikan alat bukti, untuk penyelidikan pihak kepolisian.
"Kalau melihat posisi kejadian, saya yakin pelakunya terungkap. Karena banyak CCTV, karena banyak gedung itu disitu jadi bisa kelacak," tuntasnya.
Klik di sini untuk berita polisi ditembak di depan gedung KPK
Hal ini menyusul aksi penembakan yang menewaskan Bripka Sukardi oleh orang tak dikenal di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa 10 September 2013, malam.
"Dari formatnya kami lihat September, Oktober bulan rawan teroris. Karena berkaitan dengan kasus WTC dan bom Bali. Polisi lebih meningkatkan kewaspadaaan," kata Pasek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Pasek pun menilai Jalan Rasuna Said yang menjadi lokasi kejadian perkara, adalah lokasi yang tepat untuk melakukan aksi. "Itu mungkin posisi paling aman untuk melakukan aksi, karena dia ngiring truk," terangnya.
Kendati demikian, politikus Partai Demokrat ini yakin pelaku akan cepat terungkap lantaran banyaknya CCTV yang bisa dijadikan alat bukti, untuk penyelidikan pihak kepolisian.
"Kalau melihat posisi kejadian, saya yakin pelakunya terungkap. Karena banyak CCTV, karena banyak gedung itu disitu jadi bisa kelacak," tuntasnya.
Klik di sini untuk berita polisi ditembak di depan gedung KPK
(stb)