Ruhut sebut Mahfud enggak pede ikut konvensi
Kamis, 29 Agustus 2013 - 19:19 WIB
Ruhut sebut Mahfud enggak pede ikut konvensi
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul tak mempersoalkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD yang akhirnya menolak untuk ikut konvensi semi terbuka penjaringan calon presiden (capres) dari partainya.
"Ibarat bunga, Mahfud layu sebelum berkembang. Ibarat militer kalah sebelum berperang," kata Ruhut saat dihubungi wartawan, Kamis (29/8/2013).
Anggota Komisi III DPR ini pun menilai, jika partainya tidak mengalami kerugian dengan penolakan pria asal Jawa Timur itu dari mekanisme tersebut. "Ini enggak mencoreng konvensi, tapi mencoreng diri dia, bukan Demokrat yang tercoreng, tapi Mahfud yang enggak pede (percaya diri)," tuntasnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Mahfud MD secara resmi menyampaikan tidak akan ikut konvensi capres Partai Demokrat. Dia mengakui, keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan para ulama.
"Setelah saya merenung dan berkonsultasi, salat istikharah dan berdiskusi, saya memutuskan tidak mengikuti Konvensi Partai Demokrat," kata Mahfud MD di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan.
Diakuinya, keputusan tidak ikut Konvensi Demokrat setelah berkonsultasi dengan para kiai dari pondok pesantren baik Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Tak hanya itu, dia juga berkosultasi dengan para petinggi gereja dan koleganya. Menurutnya mereka menyarankan supaya tidak ikut Konvensi Demokrat.
Kendati demikian, kata Mahfud ada juga yang menyarankan supaya ikut Konvensi Demokrat, supaya mendapat tiket menjadi capres. "Saya berdoa agar Partai Demokrat dapat memperoleh calon presiden yang baik, agar masa depan Indonesia menjadi lebih baik pula," tegasnya.
Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) ini merasa terhormat masih diberi kesempatan oleh panitia Konvensi Partai Demokrat. "Saya sungguh terharu dan terhormat dan mengapresiasi kehormtan komite yang telah menyampaikan undangan," pungkasnya.
"Ibarat bunga, Mahfud layu sebelum berkembang. Ibarat militer kalah sebelum berperang," kata Ruhut saat dihubungi wartawan, Kamis (29/8/2013).
Anggota Komisi III DPR ini pun menilai, jika partainya tidak mengalami kerugian dengan penolakan pria asal Jawa Timur itu dari mekanisme tersebut. "Ini enggak mencoreng konvensi, tapi mencoreng diri dia, bukan Demokrat yang tercoreng, tapi Mahfud yang enggak pede (percaya diri)," tuntasnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Mahfud MD secara resmi menyampaikan tidak akan ikut konvensi capres Partai Demokrat. Dia mengakui, keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan para ulama.
"Setelah saya merenung dan berkonsultasi, salat istikharah dan berdiskusi, saya memutuskan tidak mengikuti Konvensi Partai Demokrat," kata Mahfud MD di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan.
Diakuinya, keputusan tidak ikut Konvensi Demokrat setelah berkonsultasi dengan para kiai dari pondok pesantren baik Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Tak hanya itu, dia juga berkosultasi dengan para petinggi gereja dan koleganya. Menurutnya mereka menyarankan supaya tidak ikut Konvensi Demokrat.
Kendati demikian, kata Mahfud ada juga yang menyarankan supaya ikut Konvensi Demokrat, supaya mendapat tiket menjadi capres. "Saya berdoa agar Partai Demokrat dapat memperoleh calon presiden yang baik, agar masa depan Indonesia menjadi lebih baik pula," tegasnya.
Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) ini merasa terhormat masih diberi kesempatan oleh panitia Konvensi Partai Demokrat. "Saya sungguh terharu dan terhormat dan mengapresiasi kehormtan komite yang telah menyampaikan undangan," pungkasnya.
(maf)