16 Pati TNI naik pangkat

Senin, 26 Agustus 2013 - 16:15 WIB
16 Pati TNI naik pangkat
16 Pati TNI naik pangkat
A A A
Sindonews.com - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, menerima laporan korps kenaikan pangkat 16 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 12 Pati TNI Angkatan Darat (AD), dua Pati TNI Angkatan Laut (AL) dan dua Pati TNI Angkatan Udara (AU), bertempat di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pelaporan kenaikan pangkat tersebut didasarkan pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor: Sprin/1927/VIII/2013 tanggal 22 Agustus 2013 tentang kenaikan Pangkat ke/dalam Golongan Pati TNI.

Dalam prosesi kenaikan pangkat tersebut, Agus Suhartono mengatakan, para perwira TNI untuk mengambil peran secara profesional, guna menjadi agen perubahan bagi kemajuan satuan masing-masing.

"Dalam peningkatan kompetensi individu prajurit dan satuan dalam rangka memperbesar profesionalitas pelaksanaan tugas, dengan berpedoman pada pokok-pokok kebijakan Panglima TNI," kata Agus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/8/2013).

Panglima TNI menyampaikan empat hal yang penting dan perlu dipahami oleh seluruh pimpinan TNI, untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas dan dimengerti oleh seluruh prajurit TNI.

"Pertama, tentang pentingnya kemampuan mengelola ekonomi ditengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global. Presiden mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi yang tengah dilakukan saat ini menghadapi tantangan baru yaitu situasi ekonomi yang kurang menggembirakan," ungkapnya.

"Menghadapi situasi seperti ini kita membutuhkan kesiapan mental dan kebijakan yang tepat, sebagai langkah antisipatif dan respon terhadap ketidakpastian global," imbuhnya.

Kemudian pedoman kedua, tentang pentingnya memelihara kerukunan dan toleransi. Agus mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak kita semua untuk menyadari bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk.

"Kemajemukan ini sebagai anugerah, sekaligus kewajiban untuk mengelolanya secara bijak, dengan semangat Bhineka Tunggal Ika perlu terus memperkuat toleransi, untuk mencegah terjadinya benturan dan kekerasan komunal, yang akan mengganggu ketentraman hidup masyarakat dan kesatuan bangsa," ucapnya.

"Presiden RI juga mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa negara menjamin sepenuhnya keberadaan individu atau kelompok minoritas, tidak membeda-bedakan orang atau kelompok berdasarkan latar belakang agama, sosial dan budaya serta perbedaan identitas lainnya. seluruh warga negara memiliki harkat dan kehormatan yang sama," tambahnya.
(maf)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved