Calhaj Polman mulai berangkat 21 September
Minggu, 25 Agustus 2013 - 18:58 WIB
Calhaj Polman mulai berangkat 21 September
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 400 calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) akan berangkat ke tanah suci pada 21, 26 dan 27 September mendatang. Para tamu Allah ini akan dibagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter). Masing-masing kloter 13,19 dan 20.
Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Polman, Mahmuddin menyebutkan, gelombang pemberangkatan pertama yakni kloter 13 yang berjumlah 165 orang akan diberangkatkan dari Polewali menuju asrama haji Sudiang pada 21 September.
Kemudian, diusul gelombang pemberangkatan kedua yakni kloter 19 yang juga berjumlah 165 pada 26 September, dan keesokan harinya gelombang ketiga yakni kloter 20 yang berjumlah 71 orang.
Mahmuddin menyampaikan, disamping Calhaj Polman, tiga kloter tersebut juga tergabung calhaj dari kabupaten Majene, Mamuju Utara (Matra) dan Mamuju kota. Menjelang pemberangkatan calhaj tersebut, ia meminta kepada seluruh Calhaj Polman untuk terus mempersiapkan diri dalam menunaikan rukun islam kelima ini.
“Dengan waktu yang ada, para calhaj diharapkan memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri baik jiwa maupun fisik, terutama bagi calhaj yang baru pertama kali berangkat ke tanah suci,” tutur Mahmuddin kepada wartawan, Minggu (25/8/2013).
Sebagaimana kuota tahun ini, Calhaj Polman yang akan diberangkatkan berjumlah 500 orang. Namkun, karena adanya pemotongan kuota 20 persen dari Pemerintah Arab Saudi, maka calon haji yang gagal berangkat sebanyak 100 orang. Sementara itu, Calhaj yang terkena dari dampak pengurangan itu akan dimasukkan dalam kuota tahun depan.
Terkait dengan pemberangkatan Calhaj Polman tahun ini, lanjut Mahmuddin, masih sama dengan tahun sebelumnya. Dimana, Calhaj bertolak ke Makassar melalui jalur darat. Sementara, biaya transportasi haji sebagaimana tahun lalu, masih tetap ditanggung oleh Pemkab Polman.
Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Polman, Mahmuddin menyebutkan, gelombang pemberangkatan pertama yakni kloter 13 yang berjumlah 165 orang akan diberangkatkan dari Polewali menuju asrama haji Sudiang pada 21 September.
Kemudian, diusul gelombang pemberangkatan kedua yakni kloter 19 yang juga berjumlah 165 pada 26 September, dan keesokan harinya gelombang ketiga yakni kloter 20 yang berjumlah 71 orang.
Mahmuddin menyampaikan, disamping Calhaj Polman, tiga kloter tersebut juga tergabung calhaj dari kabupaten Majene, Mamuju Utara (Matra) dan Mamuju kota. Menjelang pemberangkatan calhaj tersebut, ia meminta kepada seluruh Calhaj Polman untuk terus mempersiapkan diri dalam menunaikan rukun islam kelima ini.
“Dengan waktu yang ada, para calhaj diharapkan memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri baik jiwa maupun fisik, terutama bagi calhaj yang baru pertama kali berangkat ke tanah suci,” tutur Mahmuddin kepada wartawan, Minggu (25/8/2013).
Sebagaimana kuota tahun ini, Calhaj Polman yang akan diberangkatkan berjumlah 500 orang. Namkun, karena adanya pemotongan kuota 20 persen dari Pemerintah Arab Saudi, maka calon haji yang gagal berangkat sebanyak 100 orang. Sementara itu, Calhaj yang terkena dari dampak pengurangan itu akan dimasukkan dalam kuota tahun depan.
Terkait dengan pemberangkatan Calhaj Polman tahun ini, lanjut Mahmuddin, masih sama dengan tahun sebelumnya. Dimana, Calhaj bertolak ke Makassar melalui jalur darat. Sementara, biaya transportasi haji sebagaimana tahun lalu, masih tetap ditanggung oleh Pemkab Polman.
(kri)