BIN anggap polisi lemah antisipasi teror

Sabtu, 17 Agustus 2013 - 19:46 WIB
BIN anggap polisi lemah...
BIN anggap polisi lemah antisipasi teror
A A A
Sindonews.com - ‪Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman menilai aparat kepolisian masih memiliki kelemahan dalam mengantisipasi aksi teror.

Terlebih, kata dia, imbauan kepada aparat kepolisian sering dilakukan. Hal demikian dikatakannya, menyikapi serangkaian aksi penyerangan atau penembakan oleh orang tak dikenal terhadap anggota kepolisian.

Yang belum lama terjadi adalah penembakan yang dilakukan orang tak dikenal terhadap Iptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana, anggota Bimas Polsek Pondok Aren, Tangerang di Jalan graha Raya, Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren.

"Berarti kelemahan itu masih ada, sehingga korban masih jatuh,"ujar Marciano usai menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2013).

Mengenai para pelaku yang menyerang beberapa anggota kepolisian belakangan ini, menurut dia, dilakukan oleh kelompok yang sama.

"Ada indikasi kuat tetap dilakukan kelompok yang sama. Tapi yang harus segera disikapi adalah peningkatan dari kewaspadaan aparat keamanan. Enggak bisa terus menerus begini jatuh korban hampir tiap hari,"tuturnya.
(lal)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved