68 tahun RI merdeka, Gerindra berharap ada pemerataan ekonomi
Sabtu, 17 Agustus 2013 - 12:05 WIB
68 tahun RI merdeka, Gerindra berharap ada pemerataan ekonomi
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggelar upacara HUT RI ke-68 di Kantor DPP Gerindra, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2013).
Upacara pagi ini dihadiri oleh pengurus DPP dan beberapa sayap partai seperti Perempuan Indonesia Raya, Tunas Indonesia Raya, Gerakan Islam Indonesia Raya, Persatuan Tionghoa Indonesia Raya, dan Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB).
Perayaan HUT RI ke-68 yang dilakukan Partai Gerindra berlangsung meriah, partai binaan mantan Danjen Kopasus TNI Prabowo Subianto ini juga menampilkan pasukan Drum Band Canka Garuda Yaksa.
Prabowo di dampingi oleh Sekjend Partai Gerindra Ahmad Muzani, Edy Prabowo, Martin Hutabarat, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.
Ditemui usai upacara, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat mengakui pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup maju, tapi satu sisi kesenjangan juga semakin tinggi.
Anggota Komisi III DPR RI ini berharap pemerintah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata keseluruh pelosok Indonesia. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan.
"Orang kaya semakin kaya, tapi ada oarng miskin tidak mampu mengatasi kemiskinan, buat pemerataan," pungkasnya.
Upacara pagi ini dihadiri oleh pengurus DPP dan beberapa sayap partai seperti Perempuan Indonesia Raya, Tunas Indonesia Raya, Gerakan Islam Indonesia Raya, Persatuan Tionghoa Indonesia Raya, dan Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB).
Perayaan HUT RI ke-68 yang dilakukan Partai Gerindra berlangsung meriah, partai binaan mantan Danjen Kopasus TNI Prabowo Subianto ini juga menampilkan pasukan Drum Band Canka Garuda Yaksa.
Prabowo di dampingi oleh Sekjend Partai Gerindra Ahmad Muzani, Edy Prabowo, Martin Hutabarat, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.
Ditemui usai upacara, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat mengakui pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup maju, tapi satu sisi kesenjangan juga semakin tinggi.
Anggota Komisi III DPR RI ini berharap pemerintah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata keseluruh pelosok Indonesia. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan.
"Orang kaya semakin kaya, tapi ada oarng miskin tidak mampu mengatasi kemiskinan, buat pemerataan," pungkasnya.
(lal)