Dengan Rp1 Miliar, Fathanah janji prioritaskan Indoguna
Jum'at, 16 Agustus 2013 - 15:58 WIB
Dengan Rp1 Miliar, Fathanah janji prioritaskan Indoguna
A
A
A
Sindonews.com - Sidang lanjutan terdakwa Ahmad Fathanah kembali digelar, Jumat (16/8/2013), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. Terungkap dengan permintaan uang Rp1 miliar bagian dari commitmen fee Rp40 miliar, kawan karib mantan Predien PKS Luthfi Hasan Ishaaq itu berjanji memprioritaskan PT Indoguna Utama.
Direktur Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi alias Dio, kembali menegaskan bahwa terdakwa Fathanah pernah menjanjikan membantu pengurusan penambahan kuota impor daging sapi untuk perusahaannya. Janji itu diutarakan sebagai pemenuhan atas uang Rp1 miliar yang diminta Fathanah.
"Kalau ada penambahan kuota, 'kamu (Indoguna) yang akan diprioritaskan', itu yang dijanjikan Ahmad Fathanah," kata Arya saat bersaksi untuk Fathanah depan majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/8/2013).
Janji disampaikan Fathanah saat bertemu Arya dan Direktur Utama sekaligus Pemilik PT Indoguna Maria Elizabeth Liman, di restoran Angus Steak, Senayan City, Jakarta, 28 Januari 2013. Di pertemuan itu Fathanah meminta Rp1 miliar. Uang itu lanjut Arya, disampaikan Fathanah sebagai biaya safari dakwah ke sejumlah daerah di Indonesia.
"Pak Ahmad Fathanah bilang kalau bisa dibantu Rp 1 miliar. Saya pikir dulu baru bilang iya. Pak Ahmad Fathanah mengatakan 'iya nanti saya bantu juga Pak Dio kalau ada penambahan kuota akan diprioritaskan," ujarnya.
Satu hari berselang, uang Rp1 miliar diserahkan ke Fathanah di kantor PT Indoguna. Perusahaan itu, ungkap Arya menyiapkan Rp500 juta. Sementara sisanya uang dari Komisaris PT Berkat Mandiri Prima Rudy Susanto, yang diminta Arya.
"Saya bahas (bersama Rudy) kalau saya butuh dana sumbangan. You mau ikut partisipasi? Saya bilang kita bagi dua dulu deh," tandasnya.
Direktur Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi alias Dio, kembali menegaskan bahwa terdakwa Fathanah pernah menjanjikan membantu pengurusan penambahan kuota impor daging sapi untuk perusahaannya. Janji itu diutarakan sebagai pemenuhan atas uang Rp1 miliar yang diminta Fathanah.
"Kalau ada penambahan kuota, 'kamu (Indoguna) yang akan diprioritaskan', itu yang dijanjikan Ahmad Fathanah," kata Arya saat bersaksi untuk Fathanah depan majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/8/2013).
Janji disampaikan Fathanah saat bertemu Arya dan Direktur Utama sekaligus Pemilik PT Indoguna Maria Elizabeth Liman, di restoran Angus Steak, Senayan City, Jakarta, 28 Januari 2013. Di pertemuan itu Fathanah meminta Rp1 miliar. Uang itu lanjut Arya, disampaikan Fathanah sebagai biaya safari dakwah ke sejumlah daerah di Indonesia.
"Pak Ahmad Fathanah bilang kalau bisa dibantu Rp 1 miliar. Saya pikir dulu baru bilang iya. Pak Ahmad Fathanah mengatakan 'iya nanti saya bantu juga Pak Dio kalau ada penambahan kuota akan diprioritaskan," ujarnya.
Satu hari berselang, uang Rp1 miliar diserahkan ke Fathanah di kantor PT Indoguna. Perusahaan itu, ungkap Arya menyiapkan Rp500 juta. Sementara sisanya uang dari Komisaris PT Berkat Mandiri Prima Rudy Susanto, yang diminta Arya.
"Saya bahas (bersama Rudy) kalau saya butuh dana sumbangan. You mau ikut partisipasi? Saya bilang kita bagi dua dulu deh," tandasnya.
(lal)