Diduga ada kepentingan di balik penunjukan Patrialis di MK
Rabu, 07 Agustus 2013 - 10:58 WIB
Diduga ada kepentingan di balik penunjukan Patrialis di MK
A
A
A
Sindonews.com - Koalisi masyarakat sipil selamatkan Mahkamah Konstitusi (Koalisi-MK) mensinyalir, ada kepentingan politik dibalik penunjukkan mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Patrialis Akbar, sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur pemerintah yang dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Koalisi menduga, penunjukkan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi untuk memuluskan kepentingan SBY di Pemilu 2014 mendatang.
"Jadi, ada kemungkinan ke arah situ. Sebab, kami tahu, fungsi Mahkamah Konstitusi itu, diantaranya membubarkan partai politik, penyelesaian perselisihan hasil pemilu atau pileg dan meneruskan penetapan dari rekomendasi DPR terkait impeachment atau pemakzulan," ujar salah satu perwakilan Koalisi-MK yang juga sebagai Ketua Badan Pengurus YLBHI, Alvon Kurnia Palma kepada Sindonews, Rabu (7/8/2013).
Menurutnya, jika Patrialis Akbar menjadi Ketua MK, adalah hal yang berbahaya. "Dalam proses persidangan di MK, apabila terjadi deadlock, hasil pilpres itu Ketua MK yang menentukan," pungkasnya.
Koalisi menduga, penunjukkan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi untuk memuluskan kepentingan SBY di Pemilu 2014 mendatang.
"Jadi, ada kemungkinan ke arah situ. Sebab, kami tahu, fungsi Mahkamah Konstitusi itu, diantaranya membubarkan partai politik, penyelesaian perselisihan hasil pemilu atau pileg dan meneruskan penetapan dari rekomendasi DPR terkait impeachment atau pemakzulan," ujar salah satu perwakilan Koalisi-MK yang juga sebagai Ketua Badan Pengurus YLBHI, Alvon Kurnia Palma kepada Sindonews, Rabu (7/8/2013).
Menurutnya, jika Patrialis Akbar menjadi Ketua MK, adalah hal yang berbahaya. "Dalam proses persidangan di MK, apabila terjadi deadlock, hasil pilpres itu Ketua MK yang menentukan," pungkasnya.
(stb)