Semua tokoh berpeluang menang di konvensi Demokrat
Selasa, 06 Agustus 2013 - 13:11 WIB
Semua tokoh berpeluang menang di konvensi Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang konvensi, sederetan nama muncul baik dari luar maupun internal Partai Demokrat. Salah seorang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Abubakar Arsal Alhabsyi menegaskan, tak ada calon terkuat dalam konvensi ini, sehingga semua memiliki peluang yang sama.
"Dari internal enggak ada yang terkuat, kami berikan siapapun kesempatan dan peluang. Semua akan dinilai objektif, kami serahkan seluruhnya kepada rakyat," tegas Pendiri Partai Demokrat ini di Cimanggis Depok, Selasa (6/8/2013).
Agus menyebutkan sejumlah nama dari eksternal seperti Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dan Gita Wirjawan, serta Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Namun nama dari internal Partai Demokrat juga bermunculan.
"Calon dari luar lebih banyak, jika ibandingkan dari internal Partai Demokrat. Dari dalam ada Pak Marzuki, Pak Pramono, Pak Hayono Isman. Siapapun bisa saja ikut, karena partai itu kan kendaraan saja," tuturnya.
Selain itu ada juga nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Saat ditanya kemungkinan meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Agus mengaku siapapun bisa asal yang terbaik.
"Jokowi, kalau beliau mau gabung sama kami, kenapa tidak? Tak salah. Kami memahami kondisi yang ada," jelasnya.
Meski begitu, kata Agus, untuk menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014 banyak badai dan ujian yang harus ditempuh. Pihaknya tetap realistis tetapi optimis.
"Kami tetap berusaha memenangkan pemilu. Memang ujiannya berat, tapi badai pasti berlalu. Bicara soal cawapres belum, kami fokus pileg dulu, sampai selesai. Sampai terakhir. Itupun melihat apa bisa menjadi pengusung atau hanya pendukung," tutupnya.
"Dari internal enggak ada yang terkuat, kami berikan siapapun kesempatan dan peluang. Semua akan dinilai objektif, kami serahkan seluruhnya kepada rakyat," tegas Pendiri Partai Demokrat ini di Cimanggis Depok, Selasa (6/8/2013).
Agus menyebutkan sejumlah nama dari eksternal seperti Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dan Gita Wirjawan, serta Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Namun nama dari internal Partai Demokrat juga bermunculan.
"Calon dari luar lebih banyak, jika ibandingkan dari internal Partai Demokrat. Dari dalam ada Pak Marzuki, Pak Pramono, Pak Hayono Isman. Siapapun bisa saja ikut, karena partai itu kan kendaraan saja," tuturnya.
Selain itu ada juga nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Saat ditanya kemungkinan meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Agus mengaku siapapun bisa asal yang terbaik.
"Jokowi, kalau beliau mau gabung sama kami, kenapa tidak? Tak salah. Kami memahami kondisi yang ada," jelasnya.
Meski begitu, kata Agus, untuk menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014 banyak badai dan ujian yang harus ditempuh. Pihaknya tetap realistis tetapi optimis.
"Kami tetap berusaha memenangkan pemilu. Memang ujiannya berat, tapi badai pasti berlalu. Bicara soal cawapres belum, kami fokus pileg dulu, sampai selesai. Sampai terakhir. Itupun melihat apa bisa menjadi pengusung atau hanya pendukung," tutupnya.
(stb)