Komisi I kembali tekankan modernisasi alutsista

Kamis, 01 Agustus 2013 - 16:44 WIB
Komisi I kembali tekankan...
Komisi I kembali tekankan modernisasi alutsista
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso berharap adanya pemangkasan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diimbangi dengan modernisasi alat persenjataan.

Mengomentari hal itu, Anggota Komisi I DPR, Susaningtyas Kertopati menegaskan jika saat ini komisinya menggariskan kebijaksanaan Minimun Essetial Forces untuk TNI. Inti program tersebut ialah modernisasi pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta beberapa bidang lainnya yang menyangkut pertahanan.

"Kita menggariskan kebijaksanaan Minimum Essential Forces, intinya di bidang alutsista kita lakukan modernisasi, bidang personel Zero Growth dan Right Sizing," kata wanita yang akrab disapa Nuning ini melalui pesan singkat kepada Sindonews, Kamis (1/8/2013).

Dengan begitu, politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menegaskan jika Komisi I telah melakukan langkah yang komprehensif dalam mengantisipasi seluruh aspek pembinaan postur TNI.

"Jadi kita sudah secara komprehensif mengantisipasi semua aspek pembinaan postur TNI," tegasnya.

Terkait penerimaan prajurit baru, Nuning mengatakan masih perlu dilakukan untuk menggantikan mereka yang memasuki masa pensiun serta memenuhi unit yang masih kekurangan personel.

"Dan soal recruitment, tetap ada untuk mengganti yang pensiun dan memenuhi personel unit-unit yang belum 100 persen yang jumlahnya cukup banyak," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Priyo berharap adanya efisiensi postur TNI termasuk dengan jumlah personel yang didukung dengan modernisasi alutsista.

"Ke depan perlu kita tata postur tni kita yang efisien, pengurangan jumlah TNI yang tidak membengkak," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.

"Peralatan perang kita lebih modern, lebih cyber, karena kita beberapa (alat persenjataan) tertinggal, out of date bahkan," sambungnya.

Kendati demikian, politikus Partai Golkar ini berharap pengurangan jumlah prajurit tidak dilakukan dengan pemangkasan total yang ada tetapi saat proses rekrutmen.

"Pengurangannya jangan dipangkas atau pensiun dini, tretapi sistem perekrutan saja," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved