PAN: Patrialis Akbar bukan kader PAN lagi

Rabu, 31 Juli 2013 - 14:52 WIB
PAN: Patrialis Akbar...
PAN: Patrialis Akbar bukan kader PAN lagi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menuturkan mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar, saat ini sudah tidak lagi sebagai kader PAN.

"Sudah tidak di PAN lagi sejak jadi komisaris utama Bukit Asam (BUMN) tahun 2011," ujar Drajad Wibowo kepada Sindondews melalui pesan singkatnya, Rabu (31/7/2013).

Namun, dia mengakui bahwa sebelum menjadi Komisaris Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Patrialis pernah menjadi kader PAN. "Dulu yang bersangkutan salah satu Ketua DPP," pungkasnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi menunjuk Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi dari unsur pemerintah. Patrialis, mantan Menteri Hukum dan HAM, menggantikan pendahulunya, Achmad Sodiki.

Selain itu, Presiden juga memperpanjang masa jabatan Maria Farida Indrati sebagai hakim konstitusi periode 2013-2018.
(lal)
Berita Terkait
Arsul Sani Jalani Uji...
Arsul Sani Jalani Uji Calon Hakim Konstitusi
Pisah Sambut Hakim Mahkamah...
Pisah Sambut Hakim Mahkamah Konstitusi
Aksi Menolak Arogansi...
Aksi Menolak Arogansi DPR
Bukan Utusan Lembaga
Bukan Utusan Lembaga
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Kirim Surat ke MK, 9 Hakim Diminta Mundur
Ketua Hakim Konstitusi...
Ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman Jalani Pemeriksaan
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved