MUI garda terdepan cegah konflik

Sabtu, 27 Juli 2013 - 03:02 WIB
MUI garda terdepan cegah...
MUI garda terdepan cegah konflik
A A A
Sindonews.com - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali berharap, agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa menjadi garda terdepan untuk mencegah konflik. Tentunya dengan memperteguh dan memperkuat antar umat beragama dan dai bisa menjadi bangun kebersamaan antar umat beragama.

Menurut Suryadharma, MUI selama ini sudah menjadi panutan di Indonesia, baik hal baru, hal yang belum diketahui dan hal lama. Selain itu, MUI juga menjadi rujukan pemerintah dari Kementerian agama, seperti berkaitan dengan vaksin meningitis untuk para jamaah haji.

"MUI katakan tidak halal maka kita tidak gunakan, walaupun kita sudah membeli dengan mahal," ucap Suryadharma dalam acara Milad MUI ke-38, di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2013).

Selain itu, menurut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, hal lain yang bisa dilakukan MUI adalah menyentuh kelompok masyarakat yang belum terkena dakwah dan mereka sangat haus untuk mendapatkan dakwah.

"Sehingga mereka gampang masuk ke dalam hasutan mengenai ajaran-ajaran yang tidak tepat. Maka banyak opini yang berkembang bahwa ajaran tersebut adalah ajaran sesat sehingga hal tersebut mengakibatkan munculnya konflik dimasyarakat," katanya.

Lanjut Suryadharma, hal Ini juga menjadi tantangan MUI dalam mengartikan paham kebebasan beragama yang demikian hebat berkembang. Selama ini kebebasan yang dipahamai ialah kebebasan yang absolut dan mutlak.

"Kebebasan yang absolut dan mutlak adalah milik Allah, bukan milik kita, karena kita adalah mahkluk yang terbatas. Kita harus saling menghormati dan hidup berkembang di tanah air. Banyak pandangan seperti itu, dalam menyelesikan konflik berbasis keagamaan. Saya berharap MUI dengan tegas jelaskan itu semua," tandasnya.

Berkaitan dengan MUI, Menag akan segera menambahkan anggaran MUI yang saat ini Rp3 miliar pertahun. Menurutnya, jumlah tersebut masih sangat kecil untuk MUI melaksanakan kegiatan dakwahnya dengan masyarakat.

Kedepanya, dia mengatakan, pada 2014 anggaran tersebut bisa mencapai Rp10 miliar dan 2015 bisa menjadi Rp30 miliar. "Sesuai dengan permintaan ketua umum, anggaran MUI masih sangat minim untuk memaksimalkan dalam mengentaskan persoalan umat baik nasional dan internasional," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
MUI Kritisi Acara Pemerintah...
MUI Kritisi Acara Pemerintah Tak Perhatikan PSBB Protokol Kesehatan
Polisi Gelar Olah TKP...
Polisi Gelar Olah TKP Pasca Penembakan di Kantor MUI
Usai Terjadi Penembakan,...
Usai Terjadi Penembakan, Kantor MUI Dijaga Ketat Brimob
Ironi! Berkumpul di...
Ironi! Berkumpul di Masjid Dilarang, Tapi di Mal dan Bandara Tidak
Himbau Akhiri Polemik...
Himbau Akhiri Polemik Pembubaran MUI, Pj Ketum PB HMI Minta Perbaiki Rekrutmen dilakukan Transparan
Ngaku Wakil Nabi, Ini...
Ngaku Wakil Nabi, Ini Isi Surat Lengkap Pelaku Penembakan Kantor MUI
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved