Menko Kesra: Penyebaran KPS 95 persen

Rabu, 24 Juli 2013 - 16:34 WIB
Menko Kesra: Penyebaran...
Menko Kesra: Penyebaran KPS 95 persen
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, saat ini penyebaran KPS sudah sekitar 95%. Namun baru 87% persen yang di bayarkan untuk BLSM.

Menurutnya, kendala geografis menjadi halangan Kantor Pos dalam menyalurkan KPS dan BLSM. "Walaupun seperti itu, kita masih berikan waktu sampai 1 agustus untuk masyarakat mengambil KPS," tandasnya, Rabu (24/7/2013).

Agung mengatakan, saat ini jumlah KPS yang reture berkisar 176 ribu. Hal ini masih jauh dari perkiraan semula yang jumlahnya sekitar 250 ribu. Selanjutnya pergantian KPS yang reture akan digantikan mellaui musyawarah desa dan kelurahan yang akan dinaungi oleh kepala desa atau lurah setempat.

"Nanti akan digantikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang berhak melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Dari musyawarah desa nanti langsung ke TNP2K bari kantor pos menyalurkannya," kata Agung.

Lanjut dia, jika dalam musyawarah desa ternyata masih ada masyarakat di daerah yang diluar dari 15,5 juta RTS, maka pemda wajib mengeluarkan APBD untuk memberikan bantuan kompensasi BLSM. Dengan jumlah masing-masinmg kemampuan daerah hal ini menjadi kendali dan tanggung jawab daerah atas otonomi daerahnya.

Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penaggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras mengatakan, beberapa daerah yang sulit dalam penyaluran KPS salah satunya seperi Papua dan Papua Barat. Hal ini dikarenakan letak geografis dan medan didaerah yang sulit ditempuh sehingga pembayarannya barang sulit dilakukan.

"Seperti BLSM dan raskin kan juga harus dibawa, kita sesuaikan medannya," tandas dia.

lanjut dia, sekitar 176 ribu KPS sudah disebarkan. Namun, kendala yang ditemukan dilapangan ialah beberapa daerah yang belum menguangkan untuk dicairkan dan malu karena KPS tidak dapat diwakilkan.

Menurut dia, Pemda harus memberikan alokasi anggaran untuk titik distribusi dan titik bagi maka raskin dan BLSM akan berjalan untuk masyarakat desa yang diluar tanggungan 15,5 juta RTS.

"Kan sudah ada surat dari Mendagri, hal tersebut sudah dapat menjadi landasan dan alasan daerah untuk membantu pemerintag pusat," tegasnya.
(lal)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Jadwal Pembelian Token...
Jadwal Pembelian Token Listrik PLN Diskon 50 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved