Anak-anak belum tersentuh sistem jaminan sosial

Rabu, 24 Juli 2013 - 09:01 WIB
Anak-anak belum tersentuh...
Anak-anak belum tersentuh sistem jaminan sosial
A A A
Sindonews.com - Perlindungan terhadap anak dengan memberikan jaminan sosial, sepertinya masih menjadi angan-angan bagi pemerhati hak anak.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan, jaminan sosial bagi anak merupakan bagian terpenting bagi berkembangnya bangsa. Pasalnya, anak merupakan aset bagi negara dan harus diberikan perlindungan berupa jaminan sosial.

"Sistem jaminan sosial kita belum menjadikan anak-anak kita menjadi target untuk masa depan. Anak tidak menjadi penerima manfaat dari sistem jaminan sosial. Padahal ada di UUD (Undang-Undang Dasa) 1945, bahwa setiap anak berhak mendapatkan atas kelangsungan hidup tumbuh kembang dan perlindungan," kata tim ahli KPAI Muhammad Joni, saat dihubungi Sindonews, Rabu (24/7/2013).

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Gedung SMESCO UKM (SME Tower), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta, Selasa 23 Juli 2013.

Dalam kesempatan itu, SBY mengajak para orang tua di seluruh tanah air, untuk memenuhi hak anak-anak kita. "Mari kita rawat dan asuh anak-anak kita dengan penuh kasih sayang dan penuh tanggung jawab, utamanya bagi anak-anak kita yang berada pada usia emas (golden age)dari lahir hingga umur delapan tahun," ucapnya.

"Mari kita tumbuhkan keunggulan anak-anak kita dengan asah, asih, dan asuh, agar mereka tumbuh menjadi insan cerdas dan kompetitif, berkepribadian luhur, jujur, santun, dan berakhlak mulia. Mari kita berikan gizi yang cukup dan seimbang, agar fisiknya tumbuh sehat dan kuat serta memiliki mental yang tangguh," tambahnya.

Lebih lanjut dia berpesan kepada para orang tua, untuk mendidik anak-anak kita agar mencintai bangsanya, mencintai negerinya, mencintai tanah airnya, menghormati guru dan pemimpinnya, serta sayang pada orang tua dan lingkungannya.

"Berikan pula pencerahan dan keteladanan, agar anak anak kita dapat belajar menghemat energi dan air. Berikan bimbingan terbaik kepada anak-anak kita, agar dapat hidup rukun, sayang kepada sesama dan kepada teman-temannya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved