MPR nilai lapas di Indonesia tak berperikemanusiaan
Senin, 22 Juli 2013 - 15:06 WIB
MPR nilai lapas di Indonesia tak berperikemanusiaan
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid menilai, secara fisik lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia tidak berperikemanusiaan.
"Hak-hak dasarnya yang tersisa dari prinsip dasar manusia justru tidak dipenuhi," kata Farhan dalam diskusi 4 pilar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (22/7/2013).
Menurutnya, hal ini terjdi karena negara belum mampu memberikan tempat dan pelayanan yang laik bagi penerima hukuman.
"Akibat ketidakmampuan negara dalam menyediakan tempat bagi penerima hukuman. Air tidak cukup, listrik tidak memadai, tempat tidurnya juga tidak bersih, makanannya juga demikian dan perilaku petugas lapas yang sangat diskriminatif," terangnya.
Ia pun mendorong agar ada evaluasi kondisi lapas di Indonesia, sehingga kejadian narapidana yang lari dari penjara belakangan terjadi tak terulang.
"Memang sudah waktunya dilakukan evaluasi menyeluruh tentang masa depan lapas," pungkasnya.
"Hak-hak dasarnya yang tersisa dari prinsip dasar manusia justru tidak dipenuhi," kata Farhan dalam diskusi 4 pilar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (22/7/2013).
Menurutnya, hal ini terjdi karena negara belum mampu memberikan tempat dan pelayanan yang laik bagi penerima hukuman.
"Akibat ketidakmampuan negara dalam menyediakan tempat bagi penerima hukuman. Air tidak cukup, listrik tidak memadai, tempat tidurnya juga tidak bersih, makanannya juga demikian dan perilaku petugas lapas yang sangat diskriminatif," terangnya.
Ia pun mendorong agar ada evaluasi kondisi lapas di Indonesia, sehingga kejadian narapidana yang lari dari penjara belakangan terjadi tak terulang.
"Memang sudah waktunya dilakukan evaluasi menyeluruh tentang masa depan lapas," pungkasnya.
(stb)