CSIS: Anomali, elektabilitas Ical di bawah Golkar

Kamis, 18 Juli 2013 - 07:30 WIB
CSIS: Anomali, elektabilitas...
CSIS: Anomali, elektabilitas Ical di bawah Golkar
A A A
Sindonews.com - Jika pemilihan umum (Pemilu) dilakukan sekarang maka Partai Golkar diprediksi akan menang. Survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) menyebutkan Partai Golkar berpotensi menang karena iklan yang memajang wajah Aburizal Bakrie (ARB) di media cukup mempengaruhi tingkat elektabilitas partai.

Pengamat Politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Nico Harjanto tak sependapat dengan hasil survei LSN bahwa iklan yang menampilkan Ketua Umum Parta Golkar itu bisa meningkatkan elektabilitas partai. Ia melihat, tidak ada korelasi antara iklan ARB dengan meningkatnya elektabilitas Golkar.

"Duh, itu enggak nyambung banget pendapatnya. Iklan ARB kan untuk kepentingan meningkatkan elektabilitasnya guna pilpres. Sementra elektabilitas Golkar sudah stabil di kisaran itu," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (18/7/2013).

Ia justru melihat elektabilitas pria yang biasa disapa Ical itu masih berbanding terbalik dengan Golkar. Hingga saat ini, tak ada perubahan signifikan peningkatan elektabilitas Ical yang berada di bawah Golkar.

"Sejauh ini ARB masih di bawah elektabilitas Golkar dan ini anomali. Biasanya justru elektabilitas figur capres lebih tinggi dari partainya," kata dia.

Seperti diberitakan Sindonews, LSN menyebutkan Partai Golkar berpotensi menang karena gencarnya iklan layanan Partai Golkar di media cukup mempengaruhi tingkat elektabilitas partai.

"Karena Golkar salah satu partai yang terlihat peduli terhadap kepentingan-kepentingan rakyat dengan cara melakukan pencitraan di media yang cukup maksimal, melalui iklan kerakyatan ARB (Aburizal Bakrie)," kata Peneliti LSN Dipa Pradipta
di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa 16 Juli 2013.

Hasil penelitian LSN menyebutkan, strategi Partai Golkar yang telah melakukan iklan layanan politik di media cukup melambungkan tingkat kepercayaan publik terhadap penawaran program partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Iklan yang dilihatkan di televisi yang paling utama itu yang meningkatkan elektabilitas Golkar di mata publik. Karena masyarakat kita kebanyakan mendapat informasi melalui media televisi," ujarnya.

Berikut prediksi LSN tentang perolehan parpol jika pemilu dilaksanakan saat sekarang. Untuk lima besar, Golkar menempati peringkat pertama dengan raihan poin sebesar 19,7 persen, disusul PDIP sebesar 18,3 persen, di urutan ketiga Gerindra

memperoleh 13,9 persen, Hanura di urutan keempat dengan perolehan 6,9 persen, dan Partai Demokrat turun di urutan kelima sebesar 6,1 persen.

Selanjutnya, diisi oleh PKB (4,8 persen), NasDem (4,6 persen), PPP (4,3 persen), PAN (3,8 persen), PKS (3,8 persen) dan PBB (1,4 persen). Dari 10 besar partai tersebut, sebesar 11,9 persen publik mengaku tidak memilih (Undecided).
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved